Konflik Amerika vs Iran
Iran Nyatakan Siaga Tinggi Hadapi Kepungan Armada Militer AS, Siap Perang Habis-habisan
Seorang pejabat senior Iran menegaskan bahwa negaranya akan menganggap setiap bentuk serangan sebagai perang habis-habisan.
Ringkasan Berita:
- Iran merespons keras pengerahan armada militer Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah.
- Seorang pejabat senior Iran menegaskan bahwa negaranya akan menganggap setiap bentuk serangan sebagai perang habis-habisan.
- Pejabat tersebut menyatakan, pihaknya berharap pengerahan militer Amerika Serikat tidak dimaksudkan untuk memicu konfrontasi langsung.
SERAMBINEWS.COM - Iran merespons keras pengerahan armada militer Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah.
Seorang pejabat senior Iran menegaskan bahwa negaranya akan menganggap setiap bentuk serangan sebagai perang habis-habisan.
Pejabat tersebut menyatakan, pihaknya berharap pengerahan militer Amerika Serikat tidak dimaksudkan untuk memicu konfrontasi langsung.
Namun demikian, Iran telah menyiapkan militernya untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
“Pengerahan militer ini, kami harap tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata. Namun militer kami siap untuk skenario terburuk. Inilah sebabnya mengapa semuanya berada dalam keadaan siaga tinggi di Iran,” ujar pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, dikutip dari The Independent, Sabtu (24/1/2026).
Ia menambahkan, Iran tidak akan membedakan jenis serangan yang dilancarkan terhadap wilayahnya.
Menurutnya, baik serangan terbatas maupun berskala besar akan diperlakukan sebagai bentuk agresi total.
“Kali ini kami akan menganggap setiap serangan—baik terbatas, tak terbatas, terarah, kinetik, atau apa pun sebutannya—sebagai perang habis-habisan terhadap kami. Kami akan merespons dengan cara sekeras mungkin untuk menyelesaikan ini,” tegasnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, menyusul penguatan kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Washington terkait peringatan yang disampaikan Teheran.
Baca juga: VIDEO - Iran Murka! Jenderal IRGC Siap Hujani Serangan Usai Trump Kirim Kapal Induk ke Teluk
Rombongan armada AS tiba dalam beberapa hari
Diketahui, dalam beberapa hari mendatang, rombongan kapal induk AS dan aset militer lainnya akan tiba di Timur Tengah.
“Jika AS melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Iran, kami akan merespons,” ujar pejabat Iran itu.
Namun, ia menolak untuk menjelaskan secara spesifik seperti apa respons Iran tersebut.
“Sebuah negara yang terus-menerus berada di bawah ancaman militer dari AS tidak punya pilihan lain selain memastikan bahwa semua yang dimilikinya dapat digunakan untuk melawan. Jika memungkinkan, memulihkan keseimbangan terhadap siapa pun yang berani menyerang Iran,” jelas dia.
| Trump Mulai Frustrasi, Perang Iran Tak Berjalan Sesuai Rencana Gedung Putih |
|
|---|
| Arab Saudi Tolak Jet Tempur AS, Khawatir Operasi Trump Picu Serangan Iran, Ogah Jadi Tameng |
|
|---|
| Pantas Amerika Nyerah Lawan Iran, Ternyata Agen Rahasia CIA Ungkap Kekuatan Super Teheran |
|
|---|
| AS Gempur Fasilitas Militer Iran Usai Serangan di Selat Hormuz |
|
|---|
| Iran Diklaim Terapkan Aturan Baru di Selat Hormuz, Kapal Terancam Diserang jika Tak Patuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Donald-Trump-dan-Ayatollah-Ali-Khamenei-2.jpg)