Selasa, 5 Mei 2026

Timur Tengah

Ribuan Mahasiswa Iran Kembali Turun ke Jalan Lancarkan Protes  Rezim Khamenei

Ribuan mahasiswa Iran kembali menggelar demonstrasi di berbagai universitas di Teheran dan sejumlah kota lain, bertepatan dengan

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Tangkapan layar/IRAN PRESS
DEMO IRAN - Massa demo Iran pro-pemerintah berunjuk rasa membawa bendera negara di Kota Arak, 9 Januari 2026. Demo Iran terbaru pecah sejak 28 Desember 2025, pedemo memprotes tingginya inflasi dan melambungnya biaya hidup. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi ini memasuki hari kedua sejak kegiatan akademik dimulai kembali. 
  • Protes nasional sebelumnya dilaporkan menewaskan ribuan orang, terutama pada malam 8 dan 9 Januari ketika pemerintah memberlakukan pemadaman komunikasi nasional. 

 

SERAMBINEWS.COM - Ribuan mahasiswa Iran kembali menggelar demonstrasi di berbagai universitas di Teheran dan sejumlah kota lain, bertepatan dengan dibukanya kembali kampus-kampus setelah sebulan ditutup akibat protes nasional berdarah pada Januari lalu.

Aksi ini memasuki hari kedua sejak kegiatan akademik dimulai kembali. 

Protes nasional sebelumnya dilaporkan menewaskan ribuan orang, terutama pada malam 8 dan 9 Januari ketika pemerintah memberlakukan pemadaman komunikasi nasional. 

Situasi saat itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Sejumlah perguruan tinggi ternama di ibu kota menjadi pusat aksi, termasuk University of Tehran, Sharif University of Technology, Amirkabir University of Technology, dan Shahid Beheshti University.

Baca juga: Khamenei Siapkan Rencana Suksesi Darurat jika Diserang AS atau Israel, Militer Iran Siap Siaga

Bentrok dilaporkan terjadi antara mahasiswa anti-pemerintah dan kelompok mahasiswa pendukung negara, yang sebagian berafiliasi dengan organisasi paramiliter Basij, di bawah naungan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Pasukan keamanan bersenjata lengkap tampak berjaga di sekitar kampus. 

Sejumlah video yang beredar menunjukkan aparat mendorong mahasiswa secara paksa di pintu masuk utama University of Tehran.

Aksi serupa juga terjadi di Ferdowsi University of Mashhad, yang berlokasi di kota suci Syiah, Mashhad, dan menjadi salah satu titik panas demonstrasi Januari lalu.

Sementara itu, di Abdanan, Provinsi Ilam, warga menyambut pembebasan seorang guru pensiunan yang sebelumnya ditangkap secara paksa oleh aparat keamanan.

Menurut berbagai laporan, puluhan ribu orang, termasuk pelajar sekolah dan mahasiswa, ditangkap selama dan setelah gelombang protes nasional. 

Namun, pemerintah Iran belum merilis angka resmi penangkapan secara rinci.

Perbedaan Narasi

Terdapat perbedaan mencolok antara pemberitaan media pemerintah dan rekaman yang beredar di media sosial.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved