Rabu, 15 April 2026

Pertamina Imbau Warga Tak Lakukan Panic Buying, Stok BBM Aman hingga 13 Hari

Selain itu, Pertamina juga melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi.

Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Zubir
ANTRI BBM - Petugas Dishub Langsa saat mengatur antrian panjang kendaraan pada salah satu SPBU di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Matang Seulimeng, Kamis (5/3/2026) sore. 
Ringkasan Berita:
  • PT Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) masih dalam kondisi aman.
  • Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying di tengah kekhawatiran terkait konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
  • Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa distribusi BBM di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan.

 

SERAMBINEWS.COM, BANGKALAN – PT Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) masih dalam kondisi aman.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying di tengah kekhawatiran terkait konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa distribusi BBM di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan.

“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mencapai sekitar 13 hari ke depan,” ujar Ahad, Kamis (5/3/2026) yang dikutip dari Kompas.com.

Ia menjelaskan bahwa pasokan BBM tersebut akan terus ditambah secara berkala sesuai dengan jadwal perencanaan suplai dan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sampai saat ini distribusi berjalan aman dan lancar tanpa kendala. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi tetap berjalan tanpa gangguan,” jelasnya.

Baca juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sumbagut Aman, Masyarakat Diminta Tak Khawatir

Selain itu, Pertamina juga melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi.

Salah satunya melalui penerapan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) guna memastikan distribusi energi tetap stabil.

“Kami terus memastikan ketahanan pasokan tetap terjaga dengan memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko,” tambahnya.

Pertamina juga memastikan ketersediaan BBM untuk kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Kami harap masyarakat tidak panik dan tetap membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga Bangkalan, Syamsul Arifin, mengaku sempat merasa khawatir akan kemungkinan terjadinya kelangkaan BBM.

Kekhawatiran tersebut muncul setelah sebelumnya pemerintah menyebut stok BBM nasional hanya cukup untuk sekitar 20 hari.

“Ya tentu khawatir, apalagi perang masih terus berlangsung. Kita tidak tahu ke depan pasokan BBM ini bagaimana,” katanya singkat.
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved