Kamis, 7 Mei 2026

AS dan Israel Serang Iran

Kapal Induk USS Gerald R. Ford Terbakar, Sedikitnya 2 Kru Terluka

Kebakaran terjadi di kapal induk USS Gerald R.Ford (CVN-78) pada hari Kamis, berbagai sumber mengkonfirmasi kepada USN

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/foto Angkatan Laut AS
Kapal induk Kapal induk kelas Ford USS Gerald R. Ford (CVN-78) transit di Laut Karibia, 19 Januari 2026. 

SERAMBINEWS.COM - Kebakaran terjadi di kapal induk USS Gerald R.Ford (CVN-78) pada hari Kamis, berbagai sumber mengkonfirmasi kepada USNI News.

Api awal telah padam, namun kru masih melakukan pengendalian kerusakan, menurut seorang pejabat AS.

Forward Deployed Regional Maintenance Center Komando Sistem Laut Angkatan Laut sedang bersiap untuk membantu armada dengan dukungan listrik.

“Pada 12 Maret, USS Gerald R.Ford (CVN 78) mengalami kebakaran yang berasal dari ruang cuci utama kapal,” bunyi pernyataan dari militer AS.

Baca juga: Bukan untuk Serang Iran, Ini Alasan AS Kirim USS Abraham Lincoln & USS Gerald R Ford ke Timur Tengah

Pernyataan Komando Pusat diposting ke situs media sosial X. “Penyebab kebakaran tidak terkait dengan pertempuran dan dapat diatasi. Tidak ada kerusakan pada pabrik propulsi kapal, dan kapal induk tetap beroperasi penuh. Dua pelaut saat ini menerima perawatan medis untuk cedera yang tidak mengancam jiwa dan dalam kondisi stabil. Informasi tambahan akan diberikan bila tersedia.”

Pada hari Rabu, Ford sedang beroperasi di bagian utara Laut Merah, di lepas pantai Al Wajh, Arab Saudi, menurut seorang pengintai kapal.

Ford dan tiga pengawalnya – USS Mahan (DDG-72), USS Bainbridge (DDG-96) dan USS Winston S. Churchill (DDG-81) – transit di Terusan Suez minggu lalu.

Ford Carrier Strike Group telah berpartisipasi dalam Operasi Epic Fury, serangan AS-Israel melawan Iran itu mendekati akhir minggu kedua.

Kapal induk ini telah dikerahkan sejak Juni 2025 dan telah diperpanjang beberapa kali.

Bulan lalu, Pentagon memperpanjang Ford dan menugaskan kapal induk ke Timur Tengah menjelang dimulainya perang dengan Iran.

Jika Ford tetap dikerahkan hingga pertengahan April, itu akan memecahkan rekor 294 hari pasca-Perang Vietnam untuk penyebaran kapal induk.

USS Abraham Lincoln (CVN-72) mencetak rekor itu pada tahun 2020. Jika kapal induk tersebut tidak ikut serta hingga awal Mei, kapal tersebut akan menyaingi pengerahan lebih dari 300 hari yang dilakukan kapal induk selama Perang Vietnam ke Teluk Tonkin.

Data penyebaran operator USNI News menggunakan database internal yang tidak mencakup latihan, pelayaran sertifikasi, atau kualifikasi lainnya yang sedang berlangsung.

Data tersebut hanya menampilkan penempatan kapal induk operasional yang berfokus pada penugasan nasional sebagai ukuran kekuatan tempur AS dan tidak memperhitungkan waktu pelaut berada jauh dari rumah.(*)

Selama tahun pertama pandemi COVID-19, USS Nimitz (CVN-68) berlangsung kurang dari satu tahun karena pembatasan perintah pergerakan dan peraturan seputar kunjungan pelabuhan terbatas yang dimaksudkan untuk mengurangi penyebaran virus. Kapal induk dikerahkan untuk tugas nasional selama 263 hari.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved