Selasa, 5 Mei 2026

Timur Tengah

AS Tekan Suriah Bergabung dengan Israel dalam Perang Melawan Hizbullah

Pemerintahan Donald Trump memberikan tekanan pada Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon timur untuk membantu melucuti

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Anadolu Agency
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden Suriah Ahmed Shara di Gedung Putih di Washington DC, 10 November 2025. 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintahan Donald Trump memberikan tekanan pada Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon timur untuk membantu melucuti senjata Hizbullah. 

Namun, Damaskus enggan untuk ambil bagian, karena khawatir hal itu dapat ditarik ke dalam konflik yang lebih luas dan mengobarkan ketegangan sektarian, Reuters melaporkan.

Dalam laporan yang dipublikasikan pada hari Selasa, Reuters sumber informasi yang dikutip mengatakan proposal tersebut telah disampaikan kepada pemerintah Suriah sebagai bagian dari upaya untuk melucuti senjata Hizbullah.

Kelompok tersebut bergabung dalam perang melawan Iran pada 2 Maret dengan menargetkan situs-situs Israel.

Baca juga: Perang Makin Sengit, Israel Lancarkan Invasi Darat ke Lebanon Memburu Hizbullah

Sumber-sumber, termasuk dua pejabat Suriah dan dua orang yang akrab dengan diskusi, mengatakan gagasan itu pertama kali diangkat antara pejabat AS dan Suriah tahun lalu.

Reuters mengatakan semua sumber berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas masalah ini.

Sumber-sumber itu menambahkan bahwa para pejabat AS mengajukan proposal itu lagi ketika perang AS-Israel terhadap Iran dimulai.

Dua pejabat Suriah mengatakan Washington membuat permintaan itu sesaat sebelum pecahnya perang, sementara sumber intelijen Barat mengatakan permintaan itu diajukan segera setelah konflik meletus. 

Reuters mengatakan pemerintah yang dipimpin Islam Sunni Suriah telah dengan hati-hati mempertimbangkan operasi lintas batas tetapi tetap ragu-ragu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved