Rabu, 15 April 2026

Daftar Negara yang Merayakan Idul Fitri pada Jumat 20 Maret 2026

Sementara itu, Singapura telah mengonfirmasi dan mengumumkan bahwa Idul Fitri di sana akan dirayakan pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

|
Editor: Faisal Zamzami
Freepik.com
Kumpulan Ucapan Idul Fitri 1447 H Kreatif dan Menarik 

Dilansir dari Gulf News, berikut ini negara yang masih menunggu hasil pengamatan hilal dan belum menentukan hari raya Idul Fitri:

  1. Gabon
  2. Togo
  3. Cote d'Ivoire
  4. Sierra Leone
  5. Guinea-Bissau
  6. Suriname
  7. Indonesia
  8. Malaysia
  9. Brunei Darussalam
  10. India
  11. Bangladesh
  12. Pakistan
  13. Iran
  14. Oman
  15. Yordania
  16. Suriah
  17. Mesir
  18. Libya
  19. Tunisia
  20. Aljazair
  21. Maroko
  22. Mauritania.

Sementara itu, Singapura telah mengonfirmasi dan mengumumkan bahwa Idul Fitri di sana akan dirayakan pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.


Keputusan itu didasarkan karena hilal tidak mungkin terlihat pada Kamis (19/3/2026) petang.

Lebaran 2026 di indonesia berpotensi beda

Di Indonesia, sebagian ormas, termasuk Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Hal ini didasarkan oleh metode penghitungan hisab hakiki wujudul hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjamin konsistensi sistem penanggalan secara global.

Namun, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) memiliki cara acuan penghitungan bulan baru yang berbeda, yakni menggabungkan data hisab dan laporan rukyat yang diverifikasi.

Pengamatan hilal (rukyat) akan dilakukan oleh beberapa tim yang diterjunkan di 177 lokasi di Indonesia.

Hilal adalah bulan sabit pertama yang sangat tipis yang muncul setelah fase bulan baru (ijtimak). Bentuknya lengkungan cahaya yang tipis di langit barat setelah Matahari terbenam.

Hilal biasanya muncul sesaat setelah Matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Hijriah. Kemunculannya tidak lama, hanya beberapa menit sebelum Bulan ikut terbenam.

Ada beberapa faktor yang menentukan apakah hilal terlihat atau tidak, yaitu

-Posisi hilal di atas ufuk (semakin tinggi, semakin mudah terlihat)

-Jarak sudut Bulan dengan Matahari (elongasi)

-Umur Bulan sejak ijtimak

-Kondisi langit, seperti awan atau kabut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved