Bola Api Meteorit Meledak di Langit AS, Pecahan Menimpa Rumah Warga Houston
Peristiwa ini terjadi di ketinggian 49 mil di atas Stagecoach, barat laut Houston, dengan arah gerak ke tenggara.
Ringkasan Berita:
- Sebuah meteorit berukuran sebesar melon menembus atap rumah di Houston, Texas, Amerika Serikat, setelah pecahan dari bola api besar meledak di atmosfer.
- Peristiwa ini terjadi dalam rangkaian jatuhnya meteorit yang terjadi selama sepekan terakhir di wilayah Amerika Serikat.
- Petugas pemadam kebakaran awalnya menduga benda tersebut adalah puing pesawat.
SERAMBINEWS.COM, TEXAS – Sebuah meteorit berukuran sebesar melon menembus atap rumah di Houston, Texas, Amerika Serikat, setelah pecahan dari bola api besar meledak di atmosfer.
Peristiwa ini terjadi dalam rangkaian jatuhnya meteorit yang terjadi selama sepekan terakhir di wilayah Amerika Serikat.
Sherrie James Williams, warga kawasan Spring, utara pusat kota Houston, menceritakan pengalamannya kepada media lokal.
“Saya mendengar ledakan besar di kamar putri saya. Awalnya saya tidak tahu apa yang terjadi,” ujarnya. “Cucu saya memeriksa dan mengatakan ada lubang di langit-langit, lalu saya melihat batu itu. Sepertinya itu meteorit.”
Petugas pemadam kebakaran awalnya menduga benda tersebut adalah puing pesawat.
Dugaan itu berubah setelah muncul banyak laporan mengenai bola api yang melintasi langit Texas.
Menurut NASA, bola api tersebut bergerak dengan kecepatan sekitar 15,6 kilometer per detik dan memiliki diameter sekitar satu meter sebelum pecah menjadi beberapa fragmen.
Peristiwa ini terjadi di ketinggian 49 mil di atas Stagecoach, barat laut Houston, dengan arah gerak ke tenggara.
Baca juga: Kronologi 5 Kali Dentuman Keras di Langit Tegal hingga Temuan Batu Hitam Diduga Meteor, Siap Dijual
Fragmen terbesar, beratnya sekitar satu ton dengan diameter tiga kaki, melepaskan energi setara 26 ton TNT, cukup untuk menghasilkan gelombang tekanan yang terdengar oleh warga.
Radar cuaca Doppler menunjukkan meteorit jatuh di area antara Willowbrook dan Northgate Crossing.
Fenomena bola api ini merupakan bagian dari rangkaian jatuhnya meteorit di AS dalam sepekan terakhir.
Peristiwa dimulai pada 17 Maret dengan meteorit seukuran mobil yang meledak di langit siang Ohio, merusak jendela di sekitarnya.
Bola api lain kemudian terlihat di California pada 22 Maret dan di Ohio pada 23 Maret.
NASA menyebut fenomena ini meningkat antara Februari hingga April, dikenal sebagai “bola api musim semi,” yang kemungkinan terkait posisi Bumi terhadap Matahari, meski penyebab pastinya belum sepenuhnya dipahami.
| VIDEO - Iran Ancam Blokade Laut Merah hingga Teluk, Balas Tekanan AS di Selat Hormuz |
|
|---|
| Diblokade Armada Perang AS, Kapal Tanker China Putar Haluan di Selat Hormuz |
|
|---|
| Blokade Pelabuhan Iran, Militer AS Terjunkan 10.000 Pasukan, Puluhan Kapal Perang & Pesawat militer |
|
|---|
| Situasi Memanas di Selat Hormuz: Iran Kerahkan Pasukan Elit Perkuat Pertahanan Pesisir |
|
|---|
| Turki Tuding Israel Rusak Negosiasi Damai Iran-AS, Begini Pernyataan Menlu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Illustrasi-meteor-jatuh.jpg)