Rabu, 22 April 2026

Tragedi Maut Miras Oplosan di Cianjur: 4 Orang Tewas dan 1 Kritis

Dugaan sementara mengarah pada konsumsi miras oplosan, namun hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase TribunJabar.id
ILUSTRASI - Akibat menenggak minuman keras atau miras oplosan, dua pemuda tewas. 

Ringkasan Berita:
  • Empat warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi minuman keras oplosan.
  • Selain itu, satu orang lainnya saat ini berada dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
  • Para korban meninggal dalam rentang waktu dua hari, yakni pada Rabu dan Kamis, setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis.

 

SERAMBINEWS.COM, CIANJUR - Empat warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi minuman keras oplosan.

Selain itu, satu orang lainnya saat ini berada dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur, AKP Tatang Sunarya, membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa para korban meninggal dalam rentang waktu dua hari, yakni pada Rabu dan Kamis, setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis.

“Benar, kami menerima informasi bahwa ada empat orang meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis,” ujar Tatang saat ditemui di Mako Polsek Mande, Jumat (27/3/2026) yang dikutip dari Kompas.com.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian para korban.

Dugaan sementara mengarah pada konsumsi miras oplosan, namun hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban disebut memiliki riwayat penyakit seperti gangguan lambung dan jantung.

Baca juga: Petaka Miras Oplosan Berujung Maut di Jepara, 6 Orang Tewas, 2 Korban Masih Kritis

Sementara itu, korban yang saat ini masih kritis belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya yang belum stabil.

Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat para korban berkumpul di wilayah Dangder, Jamali, Mande.

Dari hasil pemeriksaan awal, termasuk rekaman CCTV, tidak ditemukan bukti yang secara jelas menunjukkan aktivitas konsumsi minuman keras.

Namun, penyelidikan tetap terus dilakukan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.

Keempat korban yang meninggal dunia telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Polisi juga sempat mengupayakan proses autopsi guna memastikan penyebab kematian, namun keluarga korban menolak tindakan tersebut.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti dari peristiwa yang menewaskan empat orang tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved