Jumat, 8 Mei 2026

Berita Internasional

Terungkap! Seberapa Besar Peran Rusia Bantu Iran di Tengah Perang? Ini Fakta Sebenarnya

Dilansir melalui kantor berita Al Jazeera, Sabtu (27/3/2026), peran Rusia dalam membantu Iran di tengah

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Foto: Kristina Kormilitsyna, MIA
PUTIN BERTEMU LUKASHENKO - Foto ini diambil dari Kremlin pada Jumat (14/3/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin selama negosiasi dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko (tidak terlihat dalam foto) di Moskow pada Kamis (13/3/2025). 

Terungkap! Seberapa Besar Peran Rusia Bantu Iran di Tengah Perang? Ini Fakta Sebenarnya

SERAMBINEWS.COM - Dilansir melalui kantor berita Al Jazeera, Sabtu (27/3/2026), peran Rusia dalam membantu Iran di tengah perang melawan Amerika Serikat dan Israel ternyata tidak sebesar yang dibayangkan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahkan menyebut bantuan militer Moskow kepada Teheran kemungkinan hanya “sedikit”.

Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai laporan yang menyebut Rusia tetap memberikan dukungan, meski tidak secara langsung terlibat dalam konflik.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengakui bahwa kerja sama militer dengan Rusia berjalan dengan baik.

Hal ini menguatkan dugaan bahwa Moskow memberikan bantuan berupa data satelit dan intelijen militer, terutama terkait pergerakan kapal perang dan pesawat militer Amerika Serikat.

Baca juga: Trump Tunda Serangan ke Aset Energi Iran, Beri Waktu Baru hingga 6 April 2026

Salah satu sistem yang disebut berperan adalah Liana, yakni sistem satelit mata-mata Rusia yang dirancang untuk melacak armada laut, termasuk kelompok kapal induk milik AS.

Selain itu, Rusia juga berkontribusi dalam pengembangan program luar angkasa Iran, termasuk peluncuran satelit Khayyam pada 2022.

Satelit ini mampu menangkap gambar dengan resolusi tinggi dan dinilai dapat membantu Iran dalam pemantauan militer.

Namun, para analis menilai bantuan tersebut tetap terbatas dan tidak cukup signifikan untuk mengubah jalannya perang.

Sejak konflik memanas, Rusia memang terus memberikan dukungan berupa intelijen, komponen persenjataan, serta bantuan teknis.

Baca juga: Trump Ejek Inggris dan NATO, Sebut Kapal Induk Seperti Mainan di Tengah Konflik Iran

Meski demikian, tidak ada tanda-tanda Moskow akan turun langsung ke medan perang.

Di sisi lain, hubungan militer kedua negara bersifat timbal balik.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, Iran justru menjadi pemasok penting bagi Moskow, termasuk dalam penyediaan drone Shahed yang digunakan dalam perang.

Drone ini kemudian dimodifikasi Rusia menjadi lebih canggih, sebelum sebagian teknologinya kembali digunakan oleh Iran dalam konflik saat ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved