Selasa, 21 April 2026

Harga Emas

Harga Emas Naik Tipis, Tapi Terancam Anjlok Lagi? Ini Penyebabnya

Kenaikan tersebut didorong oleh aksi beli investor setelah harga sempat turun dalam beberapa hari terakhir.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/AI
HARGA EMAS - Ilustrasi emas batangan turun. 

Harga Emas Naik Tipis, Tapi Terancam Anjlok Lagi! Ini Penyebabnya

SERAMBINEWS.COM - Dilansir melalui kantor berita Reuters, Jumat (27/3/2026), harga emas dunia mengalami kenaikan pada akhir pekan ini.

Kenaikan tersebut didorong oleh aksi beli investor setelah harga sempat turun dalam beberapa hari terakhir.

Namun demikian, emas masih berada di jalur penurunan mingguan keempat secara berturut-turut.

Harga emas spot tercatat naik sekitar 0,9 persen menjadi 4.416,90 dolar AS per ons.

Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman April juga mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen menjadi 4.411,10 dolar AS per ons.

Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe, Banyak yang Jual Emas Setelah Lebaran, Segini Harga Emas Per Mayam

Meski menunjukkan penguatan, kondisi pasar emas masih dibayangi tekanan kuat dari berbagai faktor global.

Salah satu faktor utama adalah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.

Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran inflasi yang terus meningkat akibat konflik geopolitik, khususnya perang di Iran.

Lonjakan harga energi dan pupuk akibat konflik tersebut membuat tekanan inflasi global semakin tinggi.

Hal ini mendorong pelaku pasar untuk mengubah ekspektasi mereka, dari sebelumnya memperkirakan penurunan suku bunga menjadi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS.

Kenaikan suku bunga biasanya memberikan dampak negatif terhadap harga emas.

Baca juga: Segini Harga Emas di Lhokseumawe per Jumat 27 Maret 2026

Pasalnya, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga menjadi kurang menarik dibandingkan instrumen investasi berbunga seperti obligasi.

Selain itu, penguatan dolar AS juga turut menekan pergerakan harga emas.

Ketika dolar menguat, harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan cenderung menurun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved