AS dan Israel Serang Iran
Iran Sembunyikan Rudal dan Drone di Perut Gunung Berlapis Granit, Bikin AS–Israel Frustrasi
Iran dilaporkan menyimpan kekuatan militernya di lokasi yang nyaris tak tersentuh, memanfaatkan jaringan fasilitas bawah tanah yang tertanam jauh
Ringkasan Berita:
- Sejak hari-hari awal konflik, Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) disebut telah mengaktifkan doktrin pertahanan “Decentralized Mosaic Defence” (DMD).
- Strategi ini memungkinkan Iran menyebar dan menyembunyikan persenjataan vital di berbagai titik tersembunyi, termasuk di kedalaman pegunungan.
SERAMBINEWS.COM – Iran dilaporkan menyimpan kekuatan militernya di lokasi yang nyaris tak tersentuh, memanfaatkan jaringan fasilitas bawah tanah yang tertanam jauh di dalam gunung granit.
Sejak hari-hari awal konflik, Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) disebut telah mengaktifkan doktrin pertahanan “Decentralized Mosaic Defence” (DMD).
Strategi ini memungkinkan Iran menyebar dan menyembunyikan persenjataan vital di berbagai titik tersembunyi, termasuk di kedalaman pegunungan.
Lokasi-lokasi tersebut dirancang dengan struktur ekstrem yang membuatnya hampir mustahil dijangkau, bahkan oleh bom penghancur bunker paling canggih milik Amerika Serikat.
Kondisi ini memicu “permainan kucing dan tikus” antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, di mana upaya pelacakan dan penghancuran target menjadi semakin sulit.
Baca juga: Houthi Yaman Bantu Iran Lawan AS-Israel, Ini Dampaknya Jika Selat Bab al-Mandab Diblokade
Berdasarkan analisis sumber terbuka dan citra satelit terbaru, terungkap adanya kompleks rudal balistik berskala besar yang tersembunyi di bawah pegunungan di wilayah selatan Yazd.
Dari fasilitas bawah tanah tersebut, Iran diyakini tetap mampu meluncurkan serangan, meskipun berada di tengah gempuran intensif dari musuhnya.
Strategi ini menunjukkan bahwa kemampuan militer Iran tidak hanya bertahan, tetapi juga terus beroperasi secara efektif dari “benteng tak terlihat” yang sulit dihancurkan.
Taktiknya pun cerdik.
Drone dan rudal dikeluarkan dari gua, diluncurkan, lalu segera disembunyikan kembali ke dalam pegunungan. Saat peluncuran terdeteksi, serangan balasan dari AS dan Israel biasanya hanya mampu menghancurkan pintu masuk gua. Namun, puing-puing tersebut dapat dibersihkan dalam hitungan hari, sementara persenjataan di dalam tetap aman.
Seorang analis, Shanaka Anslem Perera, menggambarkan fasilitas ini seperti “sistem kereta bawah tanah untuk rudal balistik”.
Ia menyebut adanya jaringan rel otomatis yang mengangkut hulu ledak dan peluncur dari ruang perakitan hingga ke beberapa pintu keluar tersembunyi di lereng gunung, dengan kedalaman mencapai 500 meter.
Serangan berulang AS dan Israel pada awal hingga pertengahan Maret dilaporkan hanya merusak infrastruktur permukaan, seperti ventilasi dan pintu masuk.
Namun, bagian utama yang berada jauh di bawah tanah disebut tetap utuh dan berfungsi.
Iran
Iran Sembunyikan Rudal
Gunung Berlapis Granit
As dan Israel Serang Iran
Serambinews.com
Serambinews
| Uranium Iran Jadi Target Baru, AS Dihadapkan Operasi Militer Paling Rumit |
|
|---|
| AS Tolak Usulan Moskow, Rusia Siap Angkut Uranium Iran demi Redakan Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Berperilaku Mengkhawatirkan, Mantan Dokter Gedung Putih Nilai Trump Perlu Evaluasi Medis |
|
|---|
| Iran Pakai Satelit Buatan China untuk Intai dan Serang Basis Militer AS di Timur Tengah |
|
|---|
| 10 Ribu Pasukan Tambahan Menuju Timur Tengah, Iran Ancam Tenggelamkan Kapal AS di Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kota-rudal-838h.jpg)