AS dan Israel Serang Iran
Pusat Data Amazon di Bahrain Hancur Dihantam Rudal Iran
Operasi komputasi awan milik Amazon di Bahrain dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan Iran. Informasi ini diungkap dalam laporan Financial
SERAMBINEWS.COM – Operasi komputasi awan milik Amazon di Bahrain dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan Iran.
Informasi ini diungkap dalam laporan Financial Times pada Rabu, yang mengutip sumber yang mengetahui kejadian tersebut.
Amazon Web Services (AWS) adalah layanan komputasi awan (cloud computing) milik Amazon yang menyediakan berbagai infrastruktur dan layanan IT melalui internet.
Sederhannya AWS itu seperti “menyewa komputer super” secara online. Jadi, pelanggan tidak perlu punya server fisik sendiri, cukup pakai lewat internet sesuai kebutuhan.
Baca juga: Inggris Kumpulkan 40 Negara untuk Buka Selat Hormuz yang Dikuasai Iran di Tengah Perang Berkecamuk
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan bahwa tim pertahanan sipil telah “memadamkan api di fasilitas sebuah perusahaan sebagai akibat dari agresi Iran.”
Namun, pihak berwenang tidak mengungkapkan nama perusahaan maupun rincian tingkat kerusakan yang terjadi. Amazon sendiri menolak memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Serangan ini menjadi indikasi terbaru bahwa konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai merembet ke infrastruktur teknologi komersial di kawasan Teluk.
Perkembangan tersebut terjadi sehari setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam akan menargetkan perusahaan-perusahaan teknologi besar asal AS yang beroperasi di Timur Tengah, termasuk Amazon, Microsoft, Google, dan Apple.
Ancaman ini memicu kekhawatiran bahwa aset digital dan ekonomi kini semakin berada dalam garis risiko konflik.
Sebelumnya, pada 2 Maret, Amazon mengungkapkan bahwa dua fasilitas pusat datanya di Uni Emirat Arab dan satu di Bahrain terdampak secara fisik akibat serangan pesawat tak berawak.
Sebagai informasi, Amazon Web Services (AWS) meluncurkan Wilayah Timur Tengah (Bahrain) pada Juli 2019.
Wilayah ini merupakan region cloud pertama AWS di Timur Tengah, yang terdiri dari tiga Zona Ketersediaan dan dirancang untuk melayani pelanggan dengan kebutuhan latensi rendah di kawasan tersebut.(*)
Pusat Data Amazon
Amazon Web Services
Sungai Amazon
Suku di Amazon
Amazon Pharmacy
Serambinews.com
Serambinews
| Inggris Kumpulkan 40 Negara untuk Buka Selat Hormuz yang Dikuasai Iran di Tengah Perang Berkecamuk |
|
|---|
| Markas Rahasia Rudal dan Drone Iran Diklaim tak Tersentuh Musuh, Siapkan Balasan Mematikan |
|
|---|
| AS-Israel Bombardir Iran Besar-besaran, Targetkan Jembatan, Pabrik dan Pusat Medis Berusia Seabad |
|
|---|
| Iran Batasi Akses Selat Hormuz, AS Dilarang Melintas |
|
|---|
| Iran Belum Terkalahkan, Kekuatan Militernya Disebut Masih Canggih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/amazon-0oml.jpg)