Pengungsi di Tenda Tersisa 36 KK di Aceh, Huntara Terus Dikebut
Sekda Aceh menyebut jumlah pengungsi korban bencana hidrometeorologi yang masih bertahan di tenda terus menurun.
Ringkasan Berita:
- Pengungsi di tenda tersisa 36 KK per 2 April 2026 dari total 3.999 KK; sisanya 3.963 KK berada di rumah masyarakat dan fasilitas pemerintah.
- Jumlah pengungsi turun 749 KK dari 4.748 KK pada 19 Maret; terbanyak di Aceh Tamiang (1.622 KK) dan Aceh Utara (1.164 KK).
- Progres huntara mencapai 88,23 persen per 2 April 2026; dari target 17.281 unit, sebanyak 15.247 unit selesai dan 13.127 unit sudah dihuni.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyebut jumlah pengungsi korban bencana hidrometeorologi yang masih bertahan di tenda terus menurun. Berdasarkan data per 2 April 2026, pengungsi yang masih berada di tenda tersisa 36 kepala keluarga (KK).
“Jumlah pengungsi di tenda sudah jauh berkurang. Saat ini tinggal 36 KK, selebihnya berada di gedung pemerintah atau rumah masyarakat sambil menunggu hunian sementara,” kata Sekda M. Nasir.
Secara keseluruhan, jumlah pengungsi di Aceh tercatat 3.999 KK. Dari jumlah tersebut, 36 KK masih berada di tenda, sementara 3.963 KK lainnya tinggal di rumah masyarakat maupun fasilitas pemerintah.
Sekda menjelaskan, pada awal pendataan 19 Maret 2026, jumlah pengungsi mencapai 4.748 KK, terdiri dari 69 KK di tenda dan 4.679 KK di rumah masyarakat serta fasilitas pemerintah.
Pada pembaruan data 2 April 2026, jumlah tersebut menurun menjadi 3.999 KK, dengan rincian 36 KK masih di tenda dan 3.963 KK berada di rumah masyarakat serta fasilitas pemerintah.
Dengan demikian, dalam kurun waktu kurang dari dua pekan terjadi penurunan sebanyak 749 KK.
Pengungsi terbanyak saat ini berada di Aceh Tamiang sebanyak 1.622 KK, dengan rincian 26 KK di tenda dan 1.596 KK di rumah masyarakat serta fasilitas pemerintah. Disusul Aceh Utara sebanyak 1.164 KK yang seluruhnya berada di rumah masyarakat dan fasilitas pemerintah.
Baca juga: ODGJ Mengamuk Lukai Nenek Kandung hingga Bersimbah Darah di Banda Aceh
Baca juga: VIDEO - TNI Rampungkan Jembatan Bailey di Aceh Utara, Kapasitas 20 Ton
Selanjutnya Aceh Tengah tercatat 352 KK, Gayo Lues 330 KK, dan Pidie Jaya 238 KK, yang juga seluruhnya menempati rumah masyarakat maupun fasilitas pemerintah.
Progres Pembangunan Huntara
Menurut Sekda Aceh, penurunan jumlah pengungsi tidak lepas dari percepatan pembangunan hunian sementara (huntara).
Berdasarkan laporan 31 Maret 2026, progres pembangunan huntara di Aceh telah mencapai 88,23 persen. Dari target 17.281 unit, sebanyak 15.247 unit telah selesai dibangun dan 13.127 unit di antaranya sudah dihuni.
“Pembangunan huntara terus kita kebut agar masyarakat segera keluar dari pengungsian dan mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” tandas Sekda Aceh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Update-Jumlah-Pengungsi.jpg)