Senin, 13 April 2026

AS dan Israel Serang Iran

Dihantam Rudal Iran, Dua Yahudi Israel Tewas, Lainnya Terkubur dalam Reruntuhan

Kota pelabuhan Haifa diguncang tragedi pada Minggu malam (6/4/2026) ketika sebuah rudal balistik yang ditembakkan dari Iran menghantam sebuah

Editor: Ansari Hasyim
X @qudsn
Salah satu lokasi di Tel Aviv, Israel. Di mana rudal berat Iran jatuh sebagai bagian dari serangan rudal terkuat pagi ini, Kamis (19/6/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Dua jenazah ditemukan dari bawah reruntuhan, sementara tim penyelamat masih berjuang mengevakuasi korban lain yang diyakini terjebak.
  • Menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, operasi berlangsung berjam-jam bersama Komando Front Dalam Negeri sebelum akhirnya dua korban ditemukan tanpa tanda kehidupan. 

 

SERAMBINEWS.COM - Kota pelabuhan Haifa diguncang tragedi pada Minggu malam (6/4/2026) ketika sebuah rudal balistik yang ditembakkan dari Iran menghantam sebuah gedung bertingkat. 

Dua jenazah ditemukan dari bawah reruntuhan, sementara tim penyelamat masih berjuang mengevakuasi korban lain yang diyakini terjebak.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, operasi berlangsung berjam-jam bersama Komando Front Dalam Negeri sebelum akhirnya dua korban ditemukan tanpa tanda kehidupan. 

Hingga Senin pagi, pencarian masih dilakukan untuk menemukan dua orang tambahan yang dilaporkan hilang, termasuk seorang anak dan dua lansia.

Baca juga: Mulai Panik, AS Siap Tembak Rudal Jarak Jauh Siluman Mematikan untuk Mengebom Iran

Serangan tersebut juga menyebabkan sejumlah korban luka. Seorang pria berusia 82 tahun mengalami cedera parah dan telah menjalani operasi di Rumah Sakit Rambam. 

Istrinya yang berusia 78 tahun dirawat dengan kondisi stabil. Selain itu, seorang wanita berusia 38 tahun dan bayi berusia 10 bulan mengalami luka ringan, dengan sang bayi menderita cedera kepala.

Investigasi militer dan polisi menyebutkan hulu ledak rudal, yang diperkirakan membawa ratusan kilogram bahan peledak, tidak meledak saat benturan. 

Energi kinetik dari hantaman rudal cukup untuk meruntuhkan beberapa lantai bangunan, namun tidak menimbulkan kerusakan besar pada rumah-rumah di sekitar lokasi. 

Petugas menilai, jika hulu ledak meledak, seluruh bangunan kemungkinan akan hancur total.

Komisaris Polisi Israel Danny Levy menegaskan hulu ledak yang masih berada di bawah reruntuhan tidak berpotensi meledak. 

“Kami mengevakuasi beberapa bangunan agar tidak ada yang terluka jika rudal meledak. Tim penjinak sedang menangani masalah ini,” ujarnya.

Warga sekitar menggambarkan ledakan besar yang disusul awan berbentuk jamur, lalu ledakan gas beberapa menit kemudian. 

“Itu adalah ledakan gila, jelas pukulan langsung,” kata Vered Ohana, warga Haifa.

Sebagian besar penghuni gedung berhasil selamat karena berlindung di ruang aman bom. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved