Jumat, 17 April 2026

Konflik Amerika vs Iran

Diblokade Armada Perang AS, Kapal Tanker China Putar Haluan di Selat Hormuz

Data pelacakan menunjukkan bahwa Rich Starry sebelumnya berlayar dari perairan Uni Emirat Arab menuju keluar Hormuz.

|
Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar X/US NAVY
KAPAL INDUK - Kapal induk USS Abraham Lincoln (kiri) saat berlayar di Selat Hormuz pada 19 November 2019. Amerika Serikat mengerahkan kapal yang biasanya mangkal di Pasifik Barat ini untuk mendekat ke Iran, di tengah tensi kedua negara yang semakin memanas. 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN — Sebuah kapal tanker China yang terkena sanksi dilaporkan berbalik arah di Selat Hormuz saat mencoba keluar dari kawasan tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah langkah Amerika Serikat yang memblokade aktivitas kapal dari dan menuju pelabuhan Iran.

Dilansir The Wall Street Journal pada Selasa (14/4/2026), kapal tanker bernama Rich Starry diketahui memiliki rekam jejak menghindari pembatasan AS terhadap ekspor minyak Iran.

Berdasarkan data dari firma pelacak kapal Kpler, kapal pengangkut bahan kimia dan produk minyak tersebut menggunakan bendera palsu Malawi.

Kapal itu sempat melewati titik tersempit Selat Hormuz sebelum akhirnya berbalik arah.

Data pelacakan menunjukkan bahwa Rich Starry sebelumnya berlayar dari perairan Uni Emirat Arab menuju keluar Hormuz.

Namun, pola pergerakannya dinilai mencurigakan.

Samir Madani, salah satu pendiri TankerTrackers.com, mengungkapkan bahwa kapal tersebut memiliki riwayat memalsukan sinyal lokasi saat bersandar di pelabuhan Iran untuk memuat minyak.

“Rich Starry memiliki riwayat mengirimkan sinyal palsu saat bersandar di pelabuhan-pelabuhan Iran untuk memuat produk minyak,” ujar Madani.

Ia menambahkan, banyak kapal dalam “armada bayangan” menggunakan bendera palsu atau memanipulasi data lokasi untuk menyamarkan asal muatan mereka.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti muatan yang dibawa kapal tersebut saat melakukan manuver di Selat Hormuz.

 

Baca juga: VIDEO - Selat Hormuz Lumpuh! Puluhan Kapal Menumpuk Akibat Blokade AS terhadap Iran


Blokade AS di Sekitar Iran

Komando Pusat AS atau United States Central Command (Centcom) menyatakan bahwa blokade ini bertujuan mencegah kapal masuk dan keluar dari pelabuhan serta garis pantai Iran.

Langkah tersebut diambil setelah perundingan damai antara AS dan Iran mengalami kebuntuan, sekaligus sebagai respons atas penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved