Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Harga BBM

Harga BBM Resmi Naik Mulai 18 April 2026, Berikut Daftar Harga BBM Terbaru di 38 Provinsi

Penyesuaian harga kali ini menyasar BBM nonsubsidi, yakni jenis bahan bakar yang tidak mendapat subsidi pemerintah dan harganya mengikuti pasar.

|
Editor: Amirullah
Via Kompas
Ilustrasi SPBU setelah harga BBM naik - Harga BBM Resmi Naik Mulai 18 April 2026, Berikut Daftar Harga BBM Terbaru di 38 Provinsi 

Ringkasan Berita:
  • Harga BBM nonsubsidi resmi naik per 18 April 2026 oleh Pertamina, dipicu gejolak energi global akibat konflik Timur Tengah dan mekanisme pasar.
  • Kenaikan signifikan terjadi pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, dengan lonjakan harga cukup tajam dibanding sebelumnya.
  • BBM subsidi seperti Pertalite dan solar tetap, sementara harga BBM bisa berbeda di tiap daerah tergantung pajak dan distribusi.

 

SERAMBINEWS.COM – Kabar kurang menggembirakan datang bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Mulai 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produknya. 

Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan harga energi global yang masih bergejolak, salah satunya dipicu konflik di kawasan Timur Tengah.

Penyesuaian harga kali ini menyasar BBM nonsubsidi, yakni jenis bahan bakar yang tidak mendapat subsidi pemerintah dan harganya mengikuti mekanisme pasar.

Artinya, perubahan harga sangat dipengaruhi kondisi global, termasuk harga minyak mentah dunia dan nilai tukar.

Beberapa produk yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, lonjakannya terasa cukup tajam.

Baca juga: Musriadi Terpilih jadi Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar

Berikut daftar terbaru harga BBM nonsubsidi Pertamina per 18 April 2026:

  • Pertamax Turbo: Rp19.400 per liter (sebelumnya Rp13.100 per liter)
  • Dexlite: Rp23.600 per liter (sebelumnya Rp14.200 per liter)
  • Pertamina Dex: Rp23.900 per liter (sebelumnya Rp14.500 per liter)

Kenaikan ini tentu menjadi perhatian, terutama bagi pengguna kendaraan yang selama ini mengandalkan BBM nonsubsidi dengan kualitas lebih tinggi.

Namun di sisi lain, Pertamina masih menahan harga untuk BBM subsidi. Hingga saat ini, Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sementara solar subsidi bertahan di Rp6.800 per liter.

Keputusan ini setidaknya memberi sedikit ruang napas bagi masyarakat di tengah tekanan biaya hidup.

Tak hanya BBM subsidi, beberapa jenis BBM lainnya juga belum mengalami perubahan harga. Pertamax masih berada di angka Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 tetap di Rp12.900 per liter.

Perlu dipahami, harga BBM tidak selalu sama di seluruh Indonesia. Ada beberapa faktor yang membuat harganya bisa berbeda antar daerah, mulai dari kebijakan pajak masing-masing wilayah hingga biaya distribusi yang bergantung pada kondisi geografis dan akses logistik.

Baca juga: Kasus Dugaan Perzinaan Berlanjut, Inara Rusli Diperiksa 4 Jam, Begini Ekspresinya

Untuk selengkapnya, berikut harga BBM di setiap provinsi di Indonesia, dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga.

Provinsi Aceh

  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp19.850
  • Pertamina Dex: Rp24.450
  • Dexlite: Rp24.150
  • Pertalite: Rp10.000
  • Biosolar: Rp6.800

Free Trade Zone (FTZ) Sabang

  • Pertamax: Rp11.550
  • Dexlite: Rp22.150
  • Pertalite: Rp10.000
  • Biosolar: Rp6.800
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved