Senin, 18 Mei 2026

Konflik Amerika vs Iran

Jika Gencatan Senjata Gagal, AS Targetkan Pemimpin Militer Iran

Sebelumnya, sebagian besar operasi militer AS dalam sebulan terakhir lebih banyak menyasar target di wilayah daratan Iran.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/AI
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui bahwa faktor dendam pribadi turut memengaruhi keputusannya melancarkan serangan terhadap Iran.  

Ringkasan Berita:
  •  Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menyiapkan sejumlah rencana alternatif apabila gencatan senjata dengan Iran gagal.
  • Menurut sumber tersebut, para pejabat militer AS sedang menyusun rencana baru yang berfokus pada penargetan pertahanan Iran di sekitar Selat Hormuz.
  • Rencana ini mencakup apa yang disebut sebagai “penargetan dinamis” terhadap kemampuan militer Iran di wilayah strategis tersebut

 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON – Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menyiapkan sejumlah rencana alternatif apabila gencatan senjata dengan Iran gagal.

Informasi ini dilaporkan CNN pada Kamis (23/4/2026) berdasarkan beberapa sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Rencana target di kawasan Selat Hormuz

Menurut sumber tersebut, para pejabat militer AS sedang menyusun rencana baru yang berfokus pada penargetan pertahanan Iran di sekitar Selat Hormuz.

Rencana ini mencakup apa yang disebut sebagai “penargetan dinamis” terhadap kemampuan militer Iran di wilayah strategis tersebut, termasuk:

-Selat Hormuz

-Teluk Arab bagian selatan

-Teluk Oman

Target yang dipertimbangkan antara lain kapal serang cepat berukuran kecil, kapal penebar ranjau, serta aset-aset asimetris lainnya yang dinilai membantu Iran mengancam jalur pelayaran utama.

Baca juga: Trump Perintah Tembak di Tempat Kapal Iran yang Memasang Ranjau di Selat Hormuz

Fokus operasi bisa bergeser ke jalur perairan

Sebelumnya, sebagian besar operasi militer AS dalam sebulan terakhir lebih banyak menyasar target di wilayah daratan Iran.

Namun, rencana baru ini disebut akan mengalihkan fokus pada kampanye pemboman yang lebih terpusat di sekitar Selat Hormuz.

CNN juga melaporkan bahwa sebagian besar sistem rudal pertahanan pantai Iran masih dalam kondisi utuh.

Selain itu, Iran disebut memiliki banyak kapal kecil yang dapat digunakan untuk menyerang kapal dagang maupun militer, sehingga memperumit upaya pembukaan jalur pelayaran di selat tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved