Harga Emas
Update Hari ke-60 Perang Iran: Proposal Damai Hormuz Mengemuka, AS Pertimbangkan Tunda Isu Nuklir
Memasuki hari ke-60 konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, upaya diplomasi semakin intensif dilakukan di
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Update Hari ke-60 Perang Iran: Proposal Damai Hormuz Mengemuka, AS Pertimbangkan Tunda Isu Nuklir
SERAMBINEWS.COM – Memasuki hari ke-60 konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, upaya diplomasi semakin intensif dilakukan di tengah ketegangan yang belum sepenuhnya mereda di kawasan Timur Tengah.
Dikutip Serambinews melalui Aljazeera (28/4/2026), tim keamanan nasional Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat ini tengah meninjau proposal perdamaian dari Iran yang berfokus pada penghentian konflik serta pembukaan kembali jalur strategis Selat Hormuz.
Rencana tersebut menjadi sorotan utama karena Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima distribusi minyak global.
Dalam proposal itu, pembahasan mengenai program nuklir Iran kemungkinan akan ditunda ke tahap berikutnya, sementara fokus utama diarahkan pada stabilitas jalur perdagangan energi dunia.
Baca juga: Bahrain Cabut 69 Kewarganegaraan Pendukung Iran saat Perang
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Saint Petersburg.
Dalam pertemuan tersebut, Rusia menyatakan kesiapannya untuk berperan dalam menghentikan konflik.
Araghchi juga menegaskan bahwa Iran masih mempertimbangkan tawaran Amerika Serikat untuk melanjutkan negosiasi, meski hubungan kedua negara masih diwarnai ketegangan.
Namun, di balik upaya diplomasi tersebut, Iran tetap bersikap tegas terhadap Selat Hormuz.
Seorang pejabat tinggi Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata negaranya akan menjadi otoritas utama dalam pengelolaan jalur tersebut berdasarkan rencana undang-undang nasional.
Selain itu, Teheran juga menuduh Washington melakukan “perampokan di laut lepas” setelah menyita kapal tanker minyak yang terkait dengan Iran.
Sementara itu, puluhan negara di dunia, termasuk negara-negara Teluk, mendesak pembukaan kembali Selat Hormuz secara cepat dan tanpa hambatan.
Baca juga: Strategi Baru Iran: Buka Selat Hormuz, Tunda Isu Nuklir di Tengah Tekanan AS?
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memperingatkan bahwa kebuntuan di jalur ini berpotensi memicu gangguan rantai pasok global terburuk sejak pandemi COVID-19 dan perang di Ukraina.
Di Amerika Serikat, Trump dijadwalkan menggelar pertemuan dengan tim keamanan nasional untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sejumlah analis menilai Washington kemungkinan akan menerima proposal Iran sebagai langkah awal meredakan tekanan ekonomi global, meskipun isu nuklir tetap menjadi tantangan besar yang belum terselesaikan.
| Harga Emas di Banda Aceh Tertekan Lagi Hari Ini, 28 April 2026 Dijual Turun Segini Per Mayam |
|
|---|
| Anjlok Tajam! Harga Emas Banda Aceh Turun ke Rp 8,01 Juta per Mayam Edisi 28 April 2026 |
|
|---|
| Update Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini 27 April 2026, Naik atau Turun per Mayam? |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Tak Bergerak Lagi Hari Ini, 25 April 2026 TetapDijual Segini Per Mayam |
|
|---|
| Harga Emas Antam Menguat Tipis, Buyback Ikut Naik, Ini Rinciannya Edisi 25 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-AS-Donald-Trump-dalam-pidato-Selasa-2422026.jpg)