Konflik Amerika vs Iran
Mojtaba Khamenei Sebut AS Mengalami “Kekalahan Memalukan” dalam Perang Lawan Iran
Dalam bagian lain pesannya, ia mengklaim bahwa masa depan kawasan Teluk Persia akan terbebas dari pengaruh Amerika Serikat.
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengalami kekalahan dalam konfrontasi militernya dengan Iran.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan tertulis pada Kamis (30/4/2026) yang kemudian dibacakan di televisi pemerintah Iran.
- Mojtaba menyebut bahwa dua bulan setelah pengerahan militer dan “agresi terbesar” di kawasan, AS mengalami “kekalahan memalukan” dalam rencananya.
SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengalami kekalahan dalam konfrontasi militernya dengan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan tertulis pada Kamis (30/4/2026) yang kemudian dibacakan di televisi pemerintah Iran.
Menurut laporan AFP dan dipublikasikan ulang oleh IRNA, Mojtaba menyebut bahwa dua bulan setelah pengerahan militer dan “agresi terbesar” di kawasan, AS mengalami “kekalahan memalukan” dalam rencananya.
“Babak Baru” di Teluk Persia
Dalam pernyataannya, Mojtaba mengatakan bahwa situasi baru sedang muncul di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.
“Hari ini, dua bulan setelah pengerahan militer dan agresi terbesar oleh para pengganggu dunia di kawasan ini, dan kekalahan memalukan Amerika Serikat dalam rencananya, babak baru sedang terungkap untuk Teluk Persia dan Selat Hormuz,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Teluk Persia Nasional, yang merujuk pada sejarah pengusiran pasukan Portugis dari Selat Hormuz pada tahun 1622.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Tegaskan Nuklir dan Rudal Iran Tak Bisa Ditawar, Ketegangan di Hormuz Meningkat
Klaim Keteguhan Iran
Mojtaba juga menyinggung perkembangan konflik yang disebutnya terjadi sejak akhir Februari, ketika ketegangan antara AS–Israel dan Iran meningkat.
Ia menyebut rakyat Iran telah menyaksikan “keteguhan, kewaspadaan, dan perjuangan berani” dari pasukan Iran selama periode tersebut.
Pernyataan tentang Masa Depan Kawasan
Dalam bagian lain pesannya, ia mengklaim bahwa masa depan kawasan Teluk Persia akan terbebas dari pengaruh Amerika Serikat.
“Masa depan cerah kawasan Teluk Persia akan menjadi masa depan tanpa Amerika dan untuk melayani kemajuan, kenyamanan, dan kemakmuran rakyatnya,” katanya.
Ali Khamenei saat ini merupakan pemimpin tertinggi Iran, sementara Mojtaba Khamenei dikenal sebagai putranya yang sering dikaitkan dengan lingkaran politik dan keagamaan di Iran.
| Kerusakan Fasilitas Militer AS di Timur Tengah Lebih Luas, 28 Titik Hancur Diserang Iran |
|
|---|
| Pejabat Militer Iran Peringatkan Perang dengan AS Tak Terhindarkan di Tengah Kebuntuan Negosiasi |
|
|---|
| AS dan Iran Kembali Saling Balas Serangan Udara, Kuwait Tingkatkan Kewaspadaan |
|
|---|
| AS Klaim Iran Siap Berdamai, Selat Hormuz Akan Dibuka Penuh |
|
|---|
| AS dan Iran Capai Kesepakatan Tentatif, Bahas Gencatan Senjata 60 Hari hingga Program Nuklir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ayatollah-Mojtaba-Khamenei-anak-Ali-Khamenei-resmi-terpilih-menjadi-pemimpin-tertinggi-baru-Iran.jpg)