Selasa, 5 Mei 2026

Info Haji 2026

208 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Arab Saudi, 76 Masih Dirawat

“Jemaah yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 208 orang, dan 76 orang masih dalam perawatan,” ujar Maria.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNTIMUR/MEDIA CENTRE HAJI/MANSUR AMIRULLAH
SUASANA MASJIDIL HARAM - Suasana Masjidil Haram di kota Makkah Arab Saudi Jumat (29/5/2025). Terlihat area tawaf di tempat jemaah haji seluruh dunia melakukan tawaf (mengelilingi Kakbah) sebanyak 7 kali. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan datang dari Madinah mulai masuk Mekah Sabtu 10 Mei hari ini. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenhaj RI melaporkan adanya peningkatan jumlah jemaah haji Indonesia yang membutuhkan perawatan medis di Arab Saudi.
  • Hingga hari ke-15 pelaksanaan ibadah haji tahun ini, tercatat sebanyak 208 jemaah telah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi, dengan 76 orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif.
  • Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers daring yang disiarkan melalui kanal resmi YouTube Kemenhaj RI, Selasa (5/5/2026).

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melaporkan adanya peningkatan jumlah jemaah haji Indonesia yang membutuhkan perawatan medis di Arab Saudi.

Hingga hari ke-15 pelaksanaan ibadah haji tahun ini, tercatat sebanyak 208 jemaah telah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi, dengan 76 orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif.

Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers daring yang disiarkan melalui kanal resmi YouTube Kemenhaj RI, Selasa (5/5/2026).

“Jemaah yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 208 orang, dan 76 orang masih dalam perawatan,” ujar Maria.

Ribuan Jemaah Jalani Perawatan Medis

Selain jemaah yang dirujuk ke rumah sakit, Kemenhaj juga mencatat adanya ribuan jemaah yang menjalani perawatan jalan.

Secara kumulatif, terdapat 10.746 jemaah yang mendapatkan layanan rawat jalan selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 jemaah juga sempat dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sebelum dirujuk atau kembali ke pemondokan.

Kondisi kesehatan jemaah menjadi perhatian utama pemerintah, mengingat tingginya aktivitas ibadah yang harus dijalani, terutama pada fase awal kedatangan dan menjelang puncak haji.

Baca juga: Madinah Kian Terik Suhu Mencapai 42 Derajat, Jamaah Haji Diimbau Waspadai Kondisi Terlalu Panas

Cuaca Panas Jadi Tantangan Serius

Maria menjelaskan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan jemaah adalah cuaca ekstrem di wilayah Makkah dan Madinah.

Saat ini, suhu di kedua kota suci tersebut dilaporkan berada pada kisaran 37 hingga 39 derajat Celsius pada siang hari.

“Kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik ini memang menjadi sangat penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan optimal dan lebih khusyuk,” katanya.

Panas yang menyengat tersebut meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan, hingga gangguan kesehatan lain, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved