Kamis, 7 Mei 2026

Konflik Amerika vs Iran

Perang Iran vs AS Mulai Mereda, Ancaman Baru Muncul dari Perompak Somalia

Ketegangan Iran-AS mulai mereda, namun perompak Somalia kembali mengganas. Empat WNI jadi korban pembajakan kapal di perairan Somalia.

Tayang:
Editor: Amirullah
Image created by ChatGPT
Ilustrasi ketegangan global di jalur laut internasional. Saat konflik Iran-AS mulai mereda, ancaman baru muncul dari aksi perompak Somalia yang kembali mengganas di perairan Afrika. 

Menyusul serangkaian pembajakan serupa baru-baru ini, Pusat Informasi Maritim Gabungan pada awal Mei menaikkan tingkat ancaman pembajakan menjadi "parah", tingkat tertinggi kedua.

JMIC, yang dikelola oleh koalisi besar beranggotakan 47 negara yang dikerahkan di Samudra Hindia bagian utara untuk memerangi ancaman bajak laut yang telah lama ada di Tanduk Afrika, perahu layar tersebut diserang sekitar 10 mil laut dari kota pesisir Dhinowda di timur laut Somalia.

Para pejabat keamanan Puntland mengatakan kepada AFP bahwa kru bajak laut tersebut berangkat dari daerah dekat pelabuhan Garacad, sekitar 600 kilometer di utara ibu kota Somalia, Mogadishu.

Setelah menguasai kapal layar tersebut, para perompak "berlayar di perairan Somalia menggunakan kapal yang dibajak sebagai kapal induk untuk mencoba menyerang kapal-kapal lain", kata salah satu sumber kepada AFP.

Kapal-kapal lain yang dibajak dalam beberapa pekan terakhir masih berada di tangan para perompak.

Menurut pengamat maritim, para perompak juga telah merebut kapal tanker Honour 25 berbendera Barbados pada tanggal 21 April di lepas pantai Puntland.

Beberapa hari kemudian, pada tanggal 26 April, kapal M/V Sward yang mengibarkan bendera Suriah menjadi korban di lepas pantai Somalia.

Di seberang Teluk Aden, para perompak menguasai kapal tanker bensin Eureka berbendera Togo di lepas pantai Yaman sebelum mengarahkan kapal tersebut menuju pantai Somalia.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved