Rabu, 13 Mei 2026

Berita Internasional

Trump dan Xi Jinping Kembali Bertemu, Ini Sejarah Pertemuan Dua Pemimpin Negara Adidaya sejak 2017

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan kembali bertemu Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan resmi ke Beijing pekan ini.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Via Kompas
Presiden AS Donald Trump (kiri) dengan Presiden Cina Xi Jinping (kanan). 

Trump dan Xi Jinping Kembali Bertemu, Ini Sejarah Pertemuan Dua Pemimpin Negara Adidaya sejak 2017

SERAMBINEWS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan kembali bertemu Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan resmi ke Beijing pekan ini.

Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan tatap muka ketujuh antara kedua pemimpin sejak tahun 2017.

Dilansir Serambinews melalui Aljazeera (11/5/2026), kunjungan Trump kali ini juga menjadi lawatan pertama pemimpin Amerika Serikat ke China sejak 2017.

Pertemuan selama tiga hari itu diperkirakan membahas berbagai isu penting dunia, mulai dari perang Iran, perdagangan global, hingga ketegangan terkait Taiwan.

Hubungan antara Amerika Serikat dan China selama bertahun-tahun dikenal penuh dinamika.

Meski kerap terlibat konflik dagang dan ketegangan politik, Trump dan Xi beberapa kali tetap berupaya menjaga komunikasi langsung melalui pertemuan bilateral maupun forum internasional.

Berikut rangkuman sejarah pertemuan Trump dan Xi Jinping sejak 2017.

Baca juga: Update Hari ke-74 Perang Iran: Teheran Siap Balas ‘Agresi’, Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis

Pertemuan Pertama di Mar-a-Lago Tahun 2017

Trump dan Xi pertama kali bertemu pada 6 April 2017 di resor pribadi Trump, Mar-a-Lago, Palm Beach, Amerika Serikat.

Saat itu Trump baru beberapa bulan menjabat sebagai presiden dan sedang gencar mengkritik praktik perdagangan China yang dianggap merugikan ekonomi AS.

Hubungan kedua negara sempat memanas karena Trump menerima telepon ucapan selamat dari Presiden Taiwan saat itu, Tsai Ing-wen.

Langkah itu dianggap melanggar tradisi diplomatik Amerika Serikat terhadap China yang telah berlangsung sejak 1979.

Meski demikian, pertemuan di Mar-a-Lago berlangsung cukup hangat.

Trump bahkan menyebut hubungan pribadinya dengan Xi berkembang dengan baik dan mengklaim kedua negara membuat “kemajuan luar biasa”.

Namun, pertemuan tersebut dibayangi keputusan Trump meluncurkan serangan udara ke Suriah yang saat itu didukung Beijing.

Baca juga: Donald Trump Kebingungan, Perang Iran Tak Bisa Diakhiri

Fokus Korea Utara dan Awal Perang Dagang

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved