Minggu, 17 Mei 2026

Viral Medsos

Ketua Fanbase Diduga Gelapkan Dana Vote Rio Lahskart Indonesian Idol, Nama Ivan Gunawan Terseret

Sejumlah penggemar justru meluapkan kekecewaan setelah muncul dugaan penggelapan dana voting yang dilakukan oleh ketua fanbase miliknya.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
Instagram/IG @Ivan_gunawan and rio_lahskartar
Penyanyi asal Mojokerto, Rio Lahskart, resmi keluar sebagai juara ketiga dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-14 tahun 2026, Senin (11/5/2026) malam. Langkah Rio harus terhenti usai kalah voting menjelang babak grand final. 

SERAMBINEWS.COM - Penyanyi asal Mojokerto, Rio Lahskart, resmi keluar sebagai juara ketiga dalam ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-14 tahun 2026, Senin (11/5/2026) malam. Langkah Rio harus terhenti usai kalah voting menjelang babak grand final.

Meski Rio disebut telah menerima hasil tersebut sebagai bagian dari rezeki dan perjalanan kariernya, sejumlah penggemar justru meluapkan kekecewaan setelah muncul dugaan penggelapan dana voting yang dilakukan oleh ketua fanbase miliknya.

Fanbase Rio yang bernama Glorious diketahui aktif menggalang dukungan dan donasi untuk kebutuhan SMS voting selama kompetisi berlangsung. Dukungan itu datang dari banyak pihak, termasuk sejumlah publik figur.

Salah satu nama yang ikut terseret dalam polemik ini adalah Ivan Gunawan. Ia disebut turut memberikan dana dalam jumlah besar demi membantu Rio bertahan di ajang tersebut.

Namun dana voting tersebut diduga tidak sepenuhnya digunakan sebagaimana mestinya.

Arini Ayu Septari Zak selaku Ketua Fanbase Glorious disebut telah menggelapkan dana yang dipercayakan oleh para pendukung.

Baca juga: 11 Fakta Mesa Hira, Belieber ke Rock, Anak Titipan & Perjuangan Mental di Panggung Indonesian Idol

Kabar ini dikonfirmasi melalui unggahan akun Instagram resmi Glorious pada Jumat,(15/5/2026. Dalam pernyataan tersebut, pihak fanbase menegaskan tindakan itu dilakukan secara pribadi oleh pelaku tanpa melibatkan admin maupun tim lainnya.

“Pelaku sudah kooperatif dan bertanggung jawab. Bukti penggantian dana nantinya akan diunggah melalui akun resmi Glorious,” tulis pernyataan tersebut.

Meski begitu, kasus ini langsung memicu spekulasi di media sosial.

Banyak pendukung menduga penyelewengan dana voting menjadi salah satu penyebab Rio gagal melangkah ke grand final.

“Ok ada orang yang tega nilep dana donasi voting. Walau uangnya bakal diganti tapi kan jadi gagal masuk grand final,” tulis akun X @ARCHERL.

Warganet lain juga menyoroti besarnya nominal dana yang disebut-sebut telah dikumpulkan untuk voting Rio. Bahkan, sejumlah akun menyebut nominal bantuan dari Ivan Gunawan mencapai angka fantastis.

Baca juga: Dituduh Anak Titipan di Indonesian Idol, Mesa Hira Nangis: Aku Yatim, Belum Pernah Lihat Ayahku

“Dalam perhitungan saya nggak mungkin kita kalah vote, karena uang vote harusnya ada. Apakah dipakai buat vote beneran?” ujar Ivan Gunawan dalam pernyataan yang ramai dibagikan ulang di media sosial.

“Rezeki memang Allah yang atur, tapi sepertinya rezekinya ada buat perang tapi nggak dipakai buat vote,” tambahnya.

Sementara itu, akun lain turut menyoroti dugaan besarnya dana yang terkumpul.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved