Minggu, 31 Mei 2026

Berita Internasional

GPS Pesawat Ditumpangi Menhan Diganggu 3 Jam, Hubungan Inggris-Rusia Tegang

Pemerintah Inggris menyebut gangguan itu berbahaya dan menegaskan komitmen untuk tetap membela NATO serta sekutu dari agresi Rusia.

Tayang:
Editor: Saifullah
Tangkap layar dari YouTube KTLA 5
GPS PESAWAT DIGANGGU - Pesawat jet tampak terparkir di bandara. Insiden terganggunya GPS pesawat jet yang ditumpangi Menhan Inggris memicu ketegangan antara Inggris dengan Rusia. 

Ringkasan Berita:
  • Gangguan GPS terhadap pesawat Angkatan Udara Inggris yang membawa Menhan John Healey berlangsung selama tiga jam saat melintas dekat perbatasan Rusia.
  • Insiden ini menambah ketegangan hubungan Inggris-Rusia, setelah sebelumnya jet Rusia berulang kali mencegat pesawat pengintai Inggris di Laut Hitam.
  • Pemerintah Inggris menyebut gangguan itu berbahaya dan menegaskan komitmen untuk tetap membela NATO serta sekutu dari agresi Rusia.

 

Pemerintah Inggris menyebut gangguan itu berbahaya dan menegaskan komitmen untuk tetap membela NATO serta sekutu dari agresi Rusia.

SERAMBINEWS.COM, LONDON – Insiden gangguan GPS (Global Positioning System) terhadap pesawat Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang membawa Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris, John Healey pekan lalu menambah daftar panjang ketegangan antara Inggris dan Rusia

Peristiwa ini terjadi saat Healey kembali dari kunjungan ke pasukan Inggris di Estonia, Kamis (21/5/2026).

Menurut laporan The Times, sistem GPS pesawat lumpuh total selama tiga jam. 

Pilot terpaksa mengandalkan navigasi alternatif untuk memastikan penerbangan tetap aman.

Selain GPS, perangkat elektronik di dalam pesawat juga terganggu, termasuk panel dashboard yang sempat tidak berfungsi.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Inggris menyebut, gangguan ini sebagai bentuk “campur tangan Rusia yang berbahaya,” meski tidak secara resmi menuding Moskwa sebagai pelaku.

Baca juga: Inggris Bantu Cegat Rudal Iran, Keir Starmer: Pasukan dan Pesawat Inggris Berada di Langit Saat Ini 

Insiden ini muncul hanya beberapa minggu setelah dua jet Rusia dilaporkan berulang kali mencegat pesawat pengintai Inggris di atas Laut Hitam. 

Healey mengecam tindakan tersebut sebagai “berbahaya dan tidak dapat diterima”.

Kecaman ini menegaskan bahwa Inggris tidak akan mundur dari komitmennya membela NATO dan sekutu dari agresi Rusia.

Gangguan terhadap sistem navigasi pesawat pejabat tinggi Inggris bukanlah hal baru. 

Pada 2024, pesawat RAF yang membawa mantan Menhan Grant Shapps juga mengalami gangguan serupa saat melintas dekat wilayah Rusia.

Pola berulang ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Rusia menggunakan perang elektronik sebagai strategi untuk melemahkan lawan tanpa kontak langsung.

Hubungan Inggris-Rusia sendiri terus memburuk sejak invasi Moskwa ke Ukraina pada 2022.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved