Senin, 1 Juni 2026

Berita Regional

Sindikat Curanmor di Sumut Nekat Tabrak Mobil Polisi Saat Akan Ditangkap

Sindikat curanmor di Sumut nekat menabrak mobil polisi saat hendak ditangkap, menyebabkan 2 personel Polda Sumut terluka dan 1 kendaraan hancur.

Tayang:
Editor: Saifullah
Foto hasil AI ChatGPT
SINDIKAT CURANMOR DIGULUNG - Ilustrasi aksi maling motor. Polda Sumut menggulung sindikat pencurian sepeda motor di wilayah itu dan menindak tegas sejumlah pelaku yang sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap. 

Ringkasan Berita:
  • Sindikat curanmor di Sumut nekat menabrak mobil polisi saat hendak ditangkap, menyebabkan 2 personel Polda Sumut terluka dan satu kendaraan rusak parah.
  • Lima pelaku yang ditangkap merupakan residivis dengan rekam jejak panjang, dan diketahui telah beraksi di 35 lokasi berbeda di Medan, Pematang Siantar, Deli Serdang, Serdang Bedagai, hingga Simalungun.
  • Polisi menyita tiga unit sepeda motor, dua mobil, serta gunting baja, dan menegaskan akan terus memberantas kejahatan jalanan.

 

Sindikat curanmor di Sumut nekat menabrak mobil polisi saat hendak ditangkap, menyebabkan 2 personel Polda Sumut terluka dan satu kendaraan rusak parah.

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Kasus penangkapan sindikat pencuri sepeda motor di Sumatera Utara berujung dramatis ketika para pelaku nekat menabrak mobil polisi demi melarikan diri.

Insiden ini menyebabkan dua personel Polda Sumut mengalami luka-luka dan satu unit kendaraan Tim URC MIT Jatanras rusak parah.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menjelaskan, bahwa lima pelaku yang ditangkap merupakan residivis dengan rekam jejak panjang. 

Mereka adalah H (48), dan I (37), dari Deli Serdang, M (43), dan W (42), dari Serdang Bedagai, serta K (42), dari Langkat.

Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa komplotan ini telah beraksi di 35 lokasi berbeda, mulai dari Medan, Pematang Siantar, hingga Simalungun.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai dan Batubara. 

Baca juga: Kapolda Lampung Ungkap Kronologi Penembakan Bripka Arya Supena hingga Gugur saat Gagalkan Curanmor

Tim URC MIT Jatanras kemudian dibentuk untuk memback-up Polres dalam penyelidikan.

Saat penangkapan di Batubara, terjadi aksi kejar-kejaran yang berujung pada tabrakan.

Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan, namun pelaku tetap melawan hingga akhirnya tiga orang ditembak di bagian kaki sebagai tindakan tegas terukur.

Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga unit sepeda motor, dua mobil, serta satu gunting baja yang digunakan untuk melancarkan aksi pencurian. 

Ricko menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi kejahatan jalanan di Sumatera Utara.

Tim URC MIT Jatanras akan terus bergerak untuk memberantas sindikat curanmor dan tindak kriminal lainnya demi menjaga keamanan masyarakat.

Kasus ini menunjukkan betapa berbahayanya sindikat pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi lintas kabupaten. 

Baca juga: Ungkap Kasus Curanmor di Pidie, Polisi Ringkus Tiga Pelaku di Tangse, Padang Tiji & SPBU

Keberanian pelaku menabrak mobil polisi menjadi bukti bahwa mereka siap melakukan apa saja untuk lolos dari jeratan hukum.

Namun, tindakan cepat aparat berhasil menggagalkan pelarian sekaligus mengungkap jaringan kejahatan yang meresahkan warga.(*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved