Kamis, 4 Juni 2026

Kepala BGN Sebut Anak PMI di Arab Saudi Ingin Ikut Program MBG, Kini Menunggu Keputusan Presiden

Ribuan anak PMI di Arab Saudi kompak meminta Program Makan Bergizi Gratis. BGN kini mengkaji peluang menghadirkan MBG di Sekolah Indonesia Jeddah.

Tayang:
Editor: Amirullah
Kompas.com/ADHYASTA DIRGANTARA
DADAN - Kepala BGN Dadan Hindayana saat ditemui di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026). 

SERAMBINEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dinikmati jutaan pelajar di Indonesia berpeluang hadir di luar negeri.

Badan Gizi Nasional (BGN) kini mulai menjajaki kemungkinan memperluas program tersebut bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bersekolah di luar negeri.

Arab Saudi menjadi negara pertama yang masuk dalam penjajakan awal. Tepatnya di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), sekolah yang menampung ribuan anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal dan bekerja di negara tersebut.

Gagasan menghadirkan MBG di luar negeri muncul saat Kepala BGN Dadan Hindayana melakukan kunjungan ke Sekolah Indonesia Jeddah pada Minggu (31/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Dadan mengaku terkejut melihat antusiasme para siswa yang ternyata mengikuti perkembangan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.

"Mereka sangat well informed dengan informasi yang ada di Indonesia terkait MBG. Mereka spontan ingin menikmati program yang dirasakan oleh teman-temannya di Indonesia," ujar Dadan.

Baca juga: Update Hari ke-95 Perang Iran: Trump Turun Tangan, Iran Ancam Hentikan Negosiasi

Berawal dari Aspirasi Anak-anak PMI

Kunjungan ke Jeddah menjadi kesempatan bagi BGN untuk melihat langsung kondisi sekolah sekaligus mengkaji kemungkinan penerapan program MBG di luar negeri.

Saat ini, Sekolah Indonesia Jeddah memiliki sekitar 1.080 siswa yang mayoritas merupakan anak-anak pekerja migran Indonesia. Selain itu, terdapat pula Sekolah Indonesia Mekkah yang menampung sekitar 400 siswa.

Meski kunjungan berlangsung saat masa libur sekolah, sambutan yang diberikan para siswa dan tenaga pendidik disebut sangat luar biasa.

"Meski hari libur, mereka sangat antusias. Ada sekitar 100 siswa dan 56 guru yang menyambut kedatangan kami," kata Dadan.

Antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan mengapa BGN mulai mempertimbangkan perluasan program MBG ke sekolah-sekolah Indonesia di luar negeri.

Baca juga: 5 Camilan Rendah Kalori untuk Malam Hari, Mengenyangkan dan Tidak Bikin Gemuk

Menunggu Keputusan Presiden Prabowo

Meski mendapat sambutan positif, rencana pelaksanaan MBG di Arab Saudi masih berada pada tahap awal.

Dadan menegaskan seluruh hasil kunjungannya akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum langkah lebih lanjut diambil.

Pemerintah, kata dia, perlu melakukan kajian menyeluruh terkait aspek regulasi, teknis pelaksanaan, hingga kesiapan infrastruktur pendukung di luar negeri.

"Kami datang untuk melihat dan akan melaporkan kepada Presiden apakah memungkinkan membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Indonesia Jeddah," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved