Rabu, 10 Juni 2026

AS dan Israel Serang Iran

AS Bombardir Iran Buntut Jatuhnya Helikopter Serang AS usai Dihantam Drone Shahed di Selat Hormuz

Media pemerintah Iran melaporkan, dentuman keras terdengar di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, hingga wilayah Jask, kawasan vital yang menjadi urat nadi

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/MEDSOS
BOMBARDIR IRAN - Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat ke Iran memicu ledakan hebat yang terdengar di sejumlah titik strategis di sekitar Selat Hormuz, Selasa dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Media pemerintah Iran melaporkan, dentuman keras terdengar di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, hingga wilayah Jask, kawasan vital yang menjadi urat nadi pertahanan dan logistik Iran di Teluk Persia.
  • Koresponden IRIB di Jask menyebut ledakan terjadi sekitar pukul 02.35 waktu setempat. Laporan serupa datang dari sejumlah media pemerintah lainnya.

 

SERAMBINEWS.COM - Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat ke Iran memicu ledakan hebat yang terdengar di sejumlah titik strategis di sekitar Selat Hormuz, Selasa dini hari.

Media pemerintah Iran melaporkan, dentuman keras terdengar di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, hingga wilayah Jask, kawasan vital yang menjadi urat nadi pertahanan dan logistik Iran di Teluk Persia.

Koresponden IRIB di Jask menyebut ledakan terjadi sekitar pukul 02.35 waktu setempat. Laporan serupa datang dari sejumlah media pemerintah lainnya.

Pulau Qeshm selama ini dikenal sebagai bagian dari “benteng pertahanan” Iran di pintu masuk Selat Hormuz.

Baca juga: Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Trump Murka dan Serukan Pembalasan

Sementara Bandar Abbas merupakan kota pelabuhan utama yang menampung pangkalan laut dan udara Iran. 

Di sisi timur selat, wilayah Jask menempati posisi strategis sebagai pelabuhan pengiriman dan titik kehadiran angkatan laut.

Kantor berita semi-resmi Tasnim sebelumnya melaporkan bahwa pelabuhan Jask serta sebuah lokasi di Kuh Mobarak turut menjadi sasaran serangan.

Balasan atas Insiden Apache

Militer AS menyatakan serangan tersebut merupakan balasan atas penembakan jatuh helikopter Apache Angkatan Darat AS.

Presiden Donald Trump menyebut respons Washington sebagai “sangat kuat dan sangat dahsyat.”

Dua pejabat AS mengatakan helikopter Apache itu ditembak jatuh oleh drone Iran.

Sumber lain menyebut jenisnya adalah drone Shahed, meski belum dipastikan apakah helikopter tersebut memang menjadi target utama.

Tanggapan Teheran

Iran tak tinggal diam. Korps Garda Revolusi Islam menyatakan telah meluncurkan rudal dan drone ke arah target AS di kawasan tersebut.

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan, setiap serangan terhadap Iran “tidak akan dibiarkan tanpa balasan.”

Dampak serangan juga dirasakan warga. Ledakan dilaporkan terdengar hingga ke kota pesisir Sirik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved