Rabu, 10 Juni 2026

Konflik Amerika vs Iran

AS Gempur Iran Usai Helikopter Apache Jatuh di Dekat Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump secara terbuka menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
indiastrategic.in
AH-64 Apache dinobatkan sebagai helikopter serang paling mematikan di dunia 

"Pasukan asing yang beroperasi ribuan mil dari wilayah negaranya sendiri menghadapi risiko akibat kesalahan manusia, kecelakaan, atau kemungkinan terjebak dalam baku tembak," tulis Araghchi.

Ia menambahkan bahwa cara terbaik untuk mengurangi risiko tersebut adalah dengan menghentikan kehadiran militer asing di kawasan.

Baca juga: Iran Balas Serangan AS, Drone dan Rudal Hantam Pangkalan Armada Kelima di Bahrain

Gencatan Senjata Semakin Terancam

Insiden ini semakin memperburuk gencatan senjata rapuh yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir.

Sebelumnya, Iran dan Israel kembali terlibat saling serang untuk pertama kalinya sejak kesepakatan penghentian sementara pertempuran diberlakukan.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan Israel pada Selasa menewaskan sedikitnya dua anggota satuan pertahanan udara Iran.

Konflik yang meletus sejak akhir Februari telah menimbulkan dampak luas terhadap perekonomian global.

Ketegangan di kawasan Teluk menyebabkan harga energi dunia meningkat dan mendorong kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok, termasuk pangan.

Upaya diplomatik untuk mengubah gencatan senjata yang dicapai pada April menjadi perjanjian damai permanen juga menghadapi hambatan besar.

Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya operasi militer Israel di Lebanon terhadap kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Dengan saling tuding yang terus berlanjut dan aksi militer yang kembali meningkat, para pengamat menilai risiko meluasnya konflik di Timur Tengah kini semakin besar, terutama jika tidak ada langkah diplomatik yang mampu meredakan ketegangan antara Washington, Teheran, dan Tel Aviv.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved