Haji 2026
WC jadi Tempat Populer Pertemuan Jamaah Haji Aceh jika Terpisah
Di tengah lautan manusia di Masjidil Haram, jamaah haji Aceh punya cara unik saat terpisah dari rombongan: janjian bertemu di WC.
Ringkasan Berita:Di tengah padatnya jutaan jamaah di Masjidil Haram, jamaah haji Aceh memiliki cara unik saat terpisah, yakni berjanji bertemu di WC yang memiliki nomor khusus.Selain menjadi titik kumpul, fasilitas WC yang bersih dan megah di Mekkah juga menghadirkan renungan tentang kesederhanaan hidup dan bekal amal menuju akhirat.Pengelolaan kebersihan fasilitas publik di Arab Saudi pun menjadi pelajaran berharga bagi daerah lain.
ARAB SAUDI - Di tengah lautan manusia di Masjidil Haram, jamaah haji Aceh punya cara unik saat terpisah dari rombongan: janjian bertemu di WC.
Bukan sembarang toilet, melainkan fasilitas bawah tanah yang megah, bersih, dan bernomor.
Dari titik kumpul darurat hingga ruang renungan tentang kehidupan, WC di Makkah menyimpan cerita menarik di balik ibadah haji.
Berikut laporan kontributor Serambi Indonesia di Mekkah, Hasan Basri M Nur:
WC (water closed) atau toilet adalah tempat membuang hajat manusia. Di negara tertinggal, tempat ini identik dengan kesan kotor.
Tapi tidak demikian dengan ratusan WC yang terdapat di sekeliling halaman Masjidil Haram.
Baca juga: Jamaah Haji Aceh Hilang Uang Belasan Juta di Makkah, Dikembalikan Utuh
WC di sini dibangun dalam bentuk gedung bawah tanah yang kokoh, besar, megah, full AC, hingga memakai eskalator untuk memanjakan penggunanya.
WC-WC di seputaran halaman (timur, barat, utara, selatan) Masjidil Haram semua diberi nomor di bagian pintu masuk: Mulai 1-A, 1 B, hingga angka ratusan.
Pemberian nomor pada WC-WC ini memudahkan jamaah menandainya, bagi yang mau membaca. Jika tak membaca nomor, maka semua WC terlihat nyaris sama.
Ingatlah WC
Fenomena itulah yang mendorong jamaah haji, termasuk asal Aceh, untuk membuat kesepakatan dengan kawan atau rombongan: Jika terpisah, maka bertemu di WC nomor tertentu.
“Nanti ketemu di WC 8, saya tunggu di WC 4, kalau terpisah balik ke WC 9 ya,” tulis H Yulian Gressando, jamaah haji asal Banda Aceh, dalam renungan berjudul “Dunia Hanyalah WC” di group WA Jamaah Haji 2026.
Pada musim haji, jutaan manusia dalam masa yang sama dan dari berbagai penjuru dunia tumpah untuk beribadah di Masjidil Haram.
Arus gelombang pergerakan manusia terlihat tiada henti: Pagi, siang, malam dan terus berkesinambungan.
Baca juga: Dilarang Lepas di Jalan, Jamaah Haji Aceh ‘Saweu’ Unta di Kandang
Namun, ajaibnya, tak terlihat usaha saling rebut “lapak” dari jamaah. Mereka semua dapat bergerak dalam celah-celah yang ada.
Semua dapat berjalan, mendapat tempat duduk dan mencapai target yang diinginkan. Subhanallah.
Dalam kondisi demikian padat, banyak jamaah yang terpisah dari teman atau rombongan.
Jika terpisah, maka kembali pada kesepakatan awal, yaitu di mana tempat bertemu kembali. Singkatnya, jika tersesat maka ingatlah WC.
WC pantas menjadi bilik merenung: Dari mana asal manusia, di mana berada sekarang dan apa bekal yang mesti dipersiapkan untuk menuju ke destinasi akhir.
Baca juga: Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jamaah, Masuk Perdana Senin Ini
Makanan lezat, mewah dan mahal di dunia akan dibuang dalam wujud dan aroma busuk yang sama dengan makanan murah dalam WC.
Hanya amal ibadah yang seimbang antara vertikal (hablum minallah) dan horizontal (hablum minannas) yang akan dibawa ke destinasi akhir, yaumil mahsyar. Sementara dunia hanyalah WC, hanya sandiwara.
Catatan lain dari pemandangan WC di Makkah adalah fasilitas publik dikelola dengan sangat baik. WC di Makkah dan kota lain di Saudi Arabia semuanya bersih, air melimpah, namum lantainya selalu kering.
Petugas kebersihan digaji khusus untuk mengontrol dan bekerja sesuai kontrak.
Mereka siap sedia setiap waktu untuk memanjakan jamaah, tak pernah mengeluh. Mari bandingkan untuk perbaikan pengelolaan fasilitas publik di Aceh dan Indonesia.(*)
Baca juga: Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Mutasi Sejumlah Perwira di Lingkungan Polda Aceh
| Jamaah Haji Aceh Hilang Uang Belasan Juta di Makkah, Dikembalikan Utuh |
|
|---|
| Wabup Abdya Silaturahmi Dengan Nazhir Wakaf Habib Bugak Al-Asyi di Jeddah |
|
|---|
| 10 Negara Terbanyak Jamaah Haji Tahun 2026, Siapa Nomor 1? |
|
|---|
| Jamaah Haji Asal Aceh Tamiang Meninggal Dunia Saat Menjalani Puncak Haji di Arafah |
|
|---|
| Inspektorat Imbau Semua Pihak Patuhi Aturan saat Puncak Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jamaah-haji-aceh_2026_arab-saudi_.jpg)