Harga Emas
Gila! Harga Emas Dunia Terus Melonjak Tajam, Diprediksi Bisa Sentuh 5.000 USD
“Komentar dovish dari pejabat The Fed, penutupan pemerintah AS yang berlarut-larut, serta ketegangan dagang antara AS
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Gila! Harga Emas Dunia Terus Melonjak Tajam, Diprediksi Bisa Sentuh 5.000 USD
SERAMBINEWS.COM – Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru setelah menembus level $4.200 per ons untuk pertama kalinya pada Rabu (6/10/2025).
Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed), serta kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Berdasarkan data terbaru, harga emas spot naik 1,6 persen menjadi $4.209,49 per ons pada pukul 08.29 GMT, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi $4.217,95 di awal sesi perdagangan.
Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 1,5 persen menjadi $4.227,60 per ons.
Baca juga: Harga Emas di Langsa Masih Kokoh Bertahan di Angka Rp7,4 Juta per 15 Oktober 2025
Sepanjang tahun ini, harga emas telah naik sekitar 60 persen, ditopang oleh berbagai faktor, seperti ketegangan geopolitik, ekonomi global yang belum stabil, rencana pemotongan suku bunga AS, serta pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral di berbagai negara.
Selain itu, meningkatnya tren de-dolarisasi dan arus masuk dana investasi (ETF) turut memperkuat reli harga logam mulia ini.
Analis dari ActivTrades, Ricardo Evangelista, menilai prospek kenaikan harga emas masih kuat dalam jangka panjang.
“Komentar dovish dari pejabat The Fed, penutupan pemerintah AS yang berlarut-larut, serta ketegangan dagang antara AS dan China akan terus mendukung penguatan emas. Mencapai level $5.000 bukan hal yang mustahil,” ujarnya.
Baca juga: Moncer! Harga Emas Murni di Abdya 15 Oktober 2025 Capai Rp 7,4 Juta/ Mayam
Pelemahan dolar AS juga menjadi faktor penting dalam reli emas kali ini.
Setelah Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan komentar yang memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga, indeks dolar melemah terhadap sejumlah mata uang utama.
Para pelaku pasar kini memperkirakan pemotongan suku bunga 25 basis poin pada Oktober dan Desember, dengan probabilitas masing-masing 96 persen dan 93 persen.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut Washington tengah mempertimbangkan untuk memutus sebagian hubungan dagang dengan China, menyusul perang tarif antara kedua negara.
Kondisi politik global yang tegang termasuk penutupan pemerintahan AS dan instabilitas di Prancis serta Jepang turut memperkuat permintaan emas sebagai aset aman (safe haven).
Baca juga: Makin Menyala! Harga Emas di Lhokseumawe Dijual Segini Pada 15 Oktober 2025
Selain emas, harga perak juga melonjak 2,7 persen menjadi $52,81 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi $53,60 pada Selasa.
| Setelah Naik Tajam, Harga Emas di Banda Aceh Kini Terjun Bebas, 9 April 2026 Dijual Segini per Mayam |
|
|---|
| Harga Emas di Aceh Timur Meroket, Capai Rp 8,6 Juta Per Mayam |
|
|---|
| Harga Emas Dunia Melejit! Keputusan Donald Trump Tunda Serangan ke Iran Picu Lonjakan Gila-Gilaan |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Turun Tipis, Kini di Level Rp 8,25 Juta per Mayam Edisi 7 April 2026 |
|
|---|
| Update Harga Emas Hari Ini di Banda Aceh, 6 April 2026 Naik atau Turun per Mayam? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/emas-antam-naik-di-Sabang.jpg)