Harga Emas
Harga Emas Dunia Melemah, Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam 10 Pekan
Pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data inflasi.
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Harga Emas Dunia Melemah, Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam 10 Pekan
SERAMBINEWS.COM – Harga emas dunia kembali bergerak melemah pada perdagangan Jumat (24/10/2025).
Kini berada di jalur penurunan mingguan pertama dalam 10 minggu terakhir.
Dilansir melalui kantor berita Reuters (24/10/2025), pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data inflasi utama Negeri Paman Sam.
Pada pukul 03.15 GMT, harga emas spot turun 0,2 persen ke posisi US$ 4.118,68 per ons.
Sepanjang pekan ini, harga emas tercatat sudah merosot sekitar 3 persen, menjadi penurunan mingguan terdalam sejak pertengahan Mei 2025.
Baca juga: Harga Emas di Banda Aceh Turun Lagi, Kini Dijual Segini per Mayam, Edisi 24 Oktober 2025
Dolar Menguat, Minat Aset Safe Haven Berkurang
Penguatan indeks dolar selama tiga sesi perdagangan berturut-turut menyebabkan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya sehingga permintaan logam mulia itu ikut tertekan.
Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan potensi pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pekan depan berpeluang meredakan ketegangan perdagangan kedua negara.
“Kondisi tersebut bisa semakin memperkuat dolar dan menurunkan minat terhadap emas sebagai aset safe haven,” ujarnya.
Pasar Tunggu Rilis Data Inflasi AS
Pelaku pasar kini menantikan data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan.
Inflasi inti diperkirakan masih bertahan di level 3,1 persen pada September.
Jika inflasi lebih rendah dari ekspektasi, peluang pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) semakin besar.
Investor memprediksi The Fed dapat memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan depan.
Namun, jika inflasi justru naik, dolar berpotensi menguat lebih lanjut sehingga semakin menekan harga emas.
Baca juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 24 Oktober 2025: Galeri24 & UBS Terus Menguat, Bagaimana Dengan Antam?
Logam Mulia Lain Ikut Terkoreksi
Tidak hanya emas, sejumlah logam mulia lainnya juga melemah:
| Harga Emas di Banda Aceh Terus Menurun, Hari Ini 11 Juni 2026 Dijual Rp 7,86 Juta per Mayam |
|
|---|
| Harga Antam di Logam Mulia Ambles Rp20.000 per 10 Juni 2026, di Pegadaian Stagnan, Cek Selisihnya |
|
|---|
| Harga Emas di Sejumlah Daerah Aceh Bergerak Beragam, Pidie dan Banda Aceh Naik, Abdya Masih Bertahan |
|
|---|
| Masih Bertahan, Cek Rincian Harga Emas di Langsa, Edisi 9 Juni 2026 |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Kembali Menguat, 9 Juni 2026 Jadi Segini per Mayam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-emas-Antam-batangan.jpg)