Minggu, 10 Mei 2026

Berita Politik

Kaesang Menangis Saat Tutup Rakernas PSI: Saya tak Sanggup Baca Naskah Pidato!

Kaesang Pangarep menangis saat menutup Rakernas perdana PSI di Makassar, mengaku tak sanggup membaca naskah pidato yang disiapkan.

Tayang:
Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KAESANG MENANGIS - Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep menangis saat menutup Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kaesang Pangarep menangis saat menutup Rakernas perdana PSI di Makassar, mengaku tak sanggup membaca naskah pidato yang disiapkan.
  • Tangisannya disambut tepuk tangan dan sorakan semangat kader, menjadi simbol beban besar kepemimpinannya.
  • Dalam pidatonya, Kaesang berjanji akan menjadikan PSI sebagai partai besar melalui kerja keras dan gotong royong bersama kader.

 

Kaesang Pangarep menangis saat menutup Rakernas perdana PSI di Makassar, mengaku tak sanggup membaca naskah pidato yang disiapkan.

SERAMBINEWS.COM, MAKASSAR – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditutup dengan momen yang jarang terlihat dari seorang pemimpin politik yaitu tangisan. 

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan pidato penutupan, Sabtu (31/1/2026).

Kaesang mengaku tidak sanggup membaca naskah pidato yang sudah disiapkan. 

Dengan suara tercekat, ia meminta maaf kepada ribuan kader yang hadir.

“Selamat siang, saya ini jujur sebenarnya harus membaca dari pidato ini, cuma saya enggak bisa, mohon maaf,” ucapnya sambil menghapus air mata.

Tangisan Kaesang langsung disambut tepuk tangan panjang dan sorakan semangat dari kader PSI. 

Baca juga: Misteri Sosok Inisial ‘J’ Jadi Ketua Dewan Pembina PSI, Mengarah ke Jokowi? Kaesang Janji Umumkan

“Kaesang! Kaesang! Kaesang!” teriak mereka, seolah ingin meneguhkan dukungan kepada sang ketua umum yang baru beberapa bulan memimpin partai.

Momen emosional itu bukan sekadar ekspresi pribadi, melainkan simbol beban besar yang kini dipikul Kaesang.

Sebagai putra bungsu mantan presiden Joko Widodo, Kaesang menghadapi ekspektasi tinggi untuk membawa PSI keluar dari bayang-bayang partai kecil menuju kekuatan politik yang diperhitungkan.

Dalam pidatonya, Kaesang hanya memberikan satu janji sederhana namun penuh makna: menjadikan PSI sebagai partai besar. 

“Cuma satu hal yang saya akan janjikan ke teman-teman semua. Bahwa PSI akan menjadi partai yang sangat besar di kemudian hari,” tegasnya.

Ia menambahkan, cita-cita itu hanya bisa tercapai dengan kerja keras dan gotong royong seluruh kader.

Baca juga: PSI Respon Ahok soal Jokowi di Kasus Pertamina: Opini Politik Tak Bisa Disamakan dengan Proses Hukum

Rakernas Perdana

Rakernas PSI di Makassar menjadi ajang konsolidasi pertama sejak Kaesang resmi menjabat sebagai Ketua Umum.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved