Kamis, 4 Juni 2026

Selebriti

Denada Buka Suara soal Sosok Ayah Kandung Ressa Rizky dan Keputusan Menitipkan Anaknya

Dalam penuturannya, Denada menyebut sejak awal ia tidak menaruh harapan besar pada ayah kandung Ressa.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/Kolase foto GridID/youtube Denny Sumargo
PENGAKUAN ANAK - Ressa Rizky Rossano ingin diakui anak oleh Denada. Tidak ingin uangnya. Tampak Ressa bersama Tante Denada yang mengasuhnya sejak kecil 
Ringkasan Berita:
  • Penyanyi Denada Tambunan akhirnya membeberkan cerita soal ayah kandung putrinya, Ressa Rizky Rossano, untuk pertama kalinya di hadapan publik.
  • Denada menegaskan bahwa sejak kehamilan, ia tidak pernah berniat meninggalkan Ressa.
  • Dalam penuturannya, Denada menyebut sejak awal ia tidak menaruh harapan besar pada ayah kandung Ressa.

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Penyanyi Denada Tambunan akhirnya membeberkan cerita soal ayah kandung putrinya, Ressa Rizky Rossano, untuk pertama kalinya di hadapan publik.

Pernyataan itu disampaikan melalui kanal YouTube Feni Rose Official, Selasa (16/3/2026).

Denada menegaskan bahwa sejak kehamilan, ia tidak pernah berniat meninggalkan Ressa.

“Ressa itu tidak dibuang. Aku mengandung dan melahirkan dia dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Ayah Kandung Ressa Tidak Terlibat

Dalam penuturannya, Denada menyebut sejak awal ia tidak menaruh harapan besar pada ayah kandung Ressa.

Menurutnya, keputusan pihak laki-laki untuk tidak terlibat dalam tanggung jawab sebagai orang tua adalah pilihan mereka sendiri.

Meski demikian, Denada memilih untuk tidak menyalahkan siapa pun.

“Aku enggak menyalahkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, dirinya tetap memutuskan untuk mempertahankan kehamilan dan melahirkan Ressa, meski harus menghadapi segala risiko sendiri.

Baca juga: Terungkap Penyebab Denada ‘Telantarkan’ Anak, Kini Minta Maaf ke Ressa

Tekanan Sosial dan Tantangan Masa Lalu

Denada mengaku menghadapi stigma sosial yang kuat terhadap kehamilan di luar nikah pada masa itu.

Ia membandingkan dengan kondisi sekarang yang lebih terbuka.

“Sekarang masyarakat mungkin lebih permisif. Tapi puluhan tahun lalu, situasinya sangat berbeda,” katanya.

Dalam situasi tersebut, keputusan untuk tetap melahirkan Ressa merupakan pilihan berat yang dijalani dengan keyakinan dan tanggung jawab sebagai seorang ibu.

Menitipkan Ressa ke Kerabat

Denada juga mengungkap alasan di balik keputusan menitipkan Ressa kepada kerabat, yang dikenal sebagai Om Dino dan Tante Ratih.

Menurutnya, pasangan kerabatnya itu sudah lama ingin memiliki anak laki-laki, dan ia berharap Ressa bisa tumbuh dalam keluarga lengkap dengan sosok ayah dan ibu.

“Bayangan aku pada saat itu, Ressa akan berada bersama keluarga dekat, di mana dia akan melihat ada sosok bapak dan ibu,” ujarnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Denada mengaku menyesal.

Ia mengakui kepada ibunya bahwa keputusan itu mungkin salah.

“Aku menyesal banget,” tuturnya.

Baca juga: Tak Hanya ke Ressa, Denada Juga Minta Maaf ke Alm Ibu Usai Akui Anak Kandung: Allah Ampuni Dosa Saya

Pengakuan Resmi soal Hubungan dengan Ressa

Sebelumnya, isu tentang hubungan Denada dan Ressa sudah menjadi perhatian publik.

Nama Ressa mencuat setelah mengaku sebagai anak kandung Denada, dan menuntut pengakuan resmi melalui jalur hukum.

Gugatan diajukan pada 26 November 2025 di Pengadilan Negeri Banyuwangi, termasuk tuntutan biaya hidup sebesar Rp 7 miliar.

Denada baru mengonfirmasi secara terbuka status hubungan mereka pada Februari 2026 melalui akun Instagram pribadinya.

Pengakuan ini menjadi titik balik polemik yang berlangsung bertahun-tahun di ranah publik maupun hukum.

Komitmen Denada sebagai Ibu

Denada menegaskan bahwa kehadiran Ressa bukanlah sebuah kesalahan, meski ia harus menghadapi berbagai risiko sendiri.

“Ini anakku, aku adalah ibunya, dan aku akan membesarkannya. Rasanya kayak 'it's you and me against the world’,” ujarnya.

Ia juga menceritakan awalnya sempat menyembunyikan kehamilannya bahkan dari ibunya, Emilia Contessa, karena takut dan bingung.

Namun, ketika ibunya menawarkan keluarga kerabat untuk merawat Ressa, Denada melihatnya sebagai cara terbaik agar putrinya bisa hidup dalam keluarga lengkap dan terlindungi dari tekanan sosial.

Sejak menitipkan Ressa, Denada tetap memantau pertumbuhan putrinya secara diam-diam melalui ibunya, meski tanpa sepengetahuan Ressa.

 

Baca juga: Jaga Tradisi Meugang Lebaran, Presiden Kembali Bantu Sapi untuk Korban Banjir, Per Desa Rp50 Juta

Baca juga: KPA/PA Buka Puasa Bersama Korban Bencana di Pedalaman Aceh Timur

Baca juga: Alhamdulillah, Anak Yatim di Aceh Besar Dapat Uang Jajan Lebaran, Per Anak Terima Rp500 Ribu 


Sudah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved