Berita Olahraga
KONI Aceh Intens Persiapkan Atlet Hadapi Pra PON 2027, Segera Gelar Pelatda
KONI Aceh mulai melakukan persiapan dini menghadapi Pra PON 2027 di NTB-NTT sebagai ajang kualifikasi menuju PON 2028.
Ringkasan Berita:
- KONI Aceh mulai melakukan persiapan dini menghadapi Pra PON 2027 di NTB-NTT sebagai ajang kualifikasi menuju PON 2028.
- Setiap Pengprov diminta mengirimkan nama atlet potensial untuk masuk database, yang akan menjadi dasar pembinaan dan pendanaan termasuk Pelatda.
- Fokus utama diarahkan pada cabor Olympic seperti atletik, anggar, dan angkat besi, sementara KONI Aceh juga mendukung partisipasi cabor beladiri di PON Beladiri 2026.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh mulai melakukan persiapan dini untuk menghadapi ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2027.
Pelaksanaan Pra PON tersebut merupakan rangkaian babak kualifikasi menuju PON 2028 di dua provinsi bertetangga itu.
Persiapan ini dianggap penting agar Aceh dapat tampil maksimal dan menorehkan prestasi gemilang di ajang olahraga terbesar nasional tersebut.
Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya melalui Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), Bahtiar Hasan menyampaikan, bahwa langkah awal persiapan dilakukan dengan menggelar pertemuan bersama jajaran pengurus harian KONI Aceh dan pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga.
Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa setiap Pengprov akan mengirimkan nama-nama atlet potensial mereka ke sekretariat KONI Aceh untuk dimasukkan ke dalam database.
Data ini akan menjadi dasar perencanaan program pembinaan lanjutan, termasuk perhitungan pendanaan dan pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda).
Baca juga: Hadapi Pra PON 2027, KONI Aceh Matangkan Strategi Pembinaan
Bahtiar Hasan menegaskan, bahwa keberadaan database atlet sangat krusial.
Dengan data tersebut, KONI Aceh dapat melakukan kalkulasi kebutuhan pendanaan secara lebih terukur.
Sekaligus memastikan pembinaan berkelanjutan bagi atlet-atlet yang diproyeksikan tampil di PON mendatang.
Ia menambahkan, berdasarkan perkiraan sementara, jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di PON NTB-NTT mencapai 52 cabor.
“Namun jumlah pasti baru akan ditetapkan setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI tahun ini,” kata Bakhtiar.
“Angka tersebut bisa saja berkurang atau bertambah, tetapi dipastikan tidak sebanyak PON Aceh-Sumut yang mempertandingkan hampir 70 cabor,” urainya.
Secara khusus, Bahtiar Hasan meminta, cabor-cabor yang termasuk dalam kategori Olympic Games, seperti atletik, anggar, dan angkat besi, untuk segera melakukan persiapan intensif sejak dini.
Baca juga: Pemain Pra PON Aceh Ikuti Liga Futsal Aceh Malaya, Raja Jeumpa Juara Usai Kalahkan Gadis Desa FC
| Aceh Sabet 8 Medali di Kejurnas Senior Angkat Besi 2026, T Rayuan Sukma: Patut Disyukuri |
|
|---|
| Nadita Menyala! Borong 3 Emas Kelas 61 Kg di Kejurnas Senior Angkat Besi 2026 |
|
|---|
| Armiadi Pimpin Lagi PBVSI Lhokseumawe, Terpilih Aklamasi dalam Muskot di Kantor KONI |
|
|---|
| PABSI Aceh Kirim 7 Lifter ke Kejurnas di Bandung, Ini Nama Atlet & Kelasnya |
|
|---|
| AFA Gelar Seleksi Pemain Timnas U-17, Coach Eka Terbang ke Aceh Usai Sabet Juara II di Thailand |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rapat-persiapan-Pra-PON-2027-KONI-Aceh-dengan-cabor.jpg)