Berita Persiraja
Persekat vs Persiraja, VAR Gagalkan Kemenangan Persiraja
Dalam laga lanjutan Liga Championship Pegadaian 2025-2026, Persiraja bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Persekat Tegal
Ringkasan Berita:
- Dalam laga lanjutan Liga Championship Pegadaian 2025-2026, Persiraja bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Persekat Tegal
- Hasil imbang ini membuat Persiraja menambah satu poin dalam persaingan papan klasemen Liga Championship Pegadaian musim ini
- Tambahan satu poin itu mengantarkan Persiraja naik satu tingkat ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 24 poin
“Di awal tentu kami menargetkan kemenangan, tapi satu poin ini tetap patut disyukuri,” AKHYAR ILYAS, Pelatih Persiraja
SERAMINEWS.COM, BANDA ACEH - Harapan Persiraja Banda Aceh untuk membawa pulang tiga poin dari Tegal harus kandas setelah gol tunggal yang mereka ciptakan dianulir Video Assistant Referee (VAR). Dalam laga lanjutan Liga Championship Pegadaian 2025-2026, Persiraja bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Persekat Tegal, Sabtu (24/1/2026) sore, di Stadion Tri Sanja.
Momen krusial terjadi pada menit ke-62. Pemain sayap muda Persiraja, Asghal Habib, sukses menjebol gawang Persekat setelah menerima umpan terobosan dari lini tengah. Berlari dari sisi kanan, Asghal memenangi adu sprint dengan bek lawan, melakukan satu sentuhan mengecoh, lalu melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau kiper Persekat, Dimas Firmansah.
Gol tersebut sempat disambut ledakan kegembiraan pemain dan ofisial Persiraja. Para pemain melakukan selebrasi di sudut lapangan, sementara bangku cadangan Lantak Laju berdiri menyambut gol yang dinilai krusial dalam upaya meraih kemenangan tandang.
Namun, suasana berubah drastis. Wasit utama Ridwan Pahala menghentikan pertandingan setelah menerima sinyal dari VAR. Proses pengecekan berlangsung beberapa saat sebelum wasit memutuskan menganulir gol tersebut. Asghal dinyatakan berada dalam posisi offside saat menerima bola. Keputusan itu membuat skor kembali 0-0 dan memicu ekspresi kekecewaan dari kubu Persiraja.
Secara keseluruhan, Persiraja tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Sejak menit awal, tim asuhan Akhyar Ilyas tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan sayap dan kombinasi umpan pendek di area pertahanan lawan. Tekanan intens membuat Persekat lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.
Statistik pertandingan memperlihatkan keunggulan Persiraja. Tim tamu mencatatkan enam tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Persekat hanya mampu melepaskan dua tembakan sepanjang laga. Meski demikian, rapatnya lini belakang tuan rumah dan penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat Persiraja gagal memecah kebuntuan.
Di lini depan, Akhyar Ilyas sejak awal menurunkan komposisi menyerang dengan memainkan dua legiun asing, Juan Mera asal Spanyol dan Connor Flynn dari Skotlandia. Keduanya dipadukan dengan Asghal Habib, penyerang muda yang baru didatangkan dan tampil menonjol dalam laga ini.
Untuk menambah daya gedor, pada menit ke-60 Akhyar memasukkan gelandang tim nasional Afghanistan, Omid Popalzay, menggantikan Fitra Ridwan. Kehadiran Omid sempat meningkatkan intensitas serangan Persiraja, terutama melalui distribusi bola dan tembakan jarak jauh. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, gol yang dinanti tak kunjung datang.
Usai pertandingan, Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas mengaku tetap bersyukur dengan hasil imbang tersebut, mengingat Persekat dikenal sebagai tim yang kuat saat bermain di kandang sendiri. “Di awal tentu kami menargetkan kemenangan, tapi satu poin ini tetap patut disyukuri,” ujarnya.
Meski demikian, Akhyar tak menampik adanya kekecewaan atas keputusan wasit yang menganulir gol Asghal Habib. Ia menyebut tim pelatih akan kembali mengevaluasi rekaman pertandingan untuk memastikan proses terjadinya gol tersebut.
Hasil imbang ini membuat Persiraja menambah satu poin dalam persaingan papan klasemen Liga Championship Pegadaian musim ini. Fokus tim kini beralih ke laga berikutnya saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala, Sabtu (31/1/2026).
Pada pertemuan putaran pertama di Rumbai, Persiraja harus mengakui keunggulan PSPS dengan skor 0-1 lewat gol Reyhan Firdaus. Laga tersebut juga diwarnai dua kartu merah yang diterima pemain Persiraja, membuat hasil kekalahan semakin menyakitkan bagi tim asal Aceh itu.
Sementara itu, manajemen Persiraja juga telah menyiapkan agenda padat selama bulan Ramadan. Tim dijadwalkan lebih banyak menjalani laga tandang ke sejumlah kota, yang akan menjadi ujian tersendiri bagi konsistensi dan kedalaman skuad Lantak Laju di sisa musim kompetisi.(mun)
Kembali Geser PSMS di Klasemen
HASIL imbang tanpa gol melawan Persekat Tegal memberikan tambahan satu poin penting bagi Persiraja Banda Aceh. Raihan tersebut tak hanya memperpanjang catatan tak terkalahkan Persiraja, tetapi juga kembali mengubah peta persaingan di papan tengah klasemen sementara Liga Championship Pegadaian 2025-2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/VAR-Gagalkan-Kemenangan-Persiraja.jpg)