Minggu, 10 Mei 2026

Persiraja Mania

Persiraja Siapkan Pertahanan Solid, Jaya Hartono Pastikan tak Ada Lagi “Gol Mudah”

Persiraja bersiap menghadapi PSPS Pekanbaru pada laga pembuka putaran ketiga Championship 2025/26 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Sabtu ini.

Tayang:
Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
BENAHI LINI BELAKANG - Pelatih Persiraja, Jaya Hartono fokus membenahi lini belakang agar tidak ada lagi 'gol mudah' bagi lawan. 
Ringkasan Berita:
  • Persiraja Banda Aceh bersiap menghadapi PSPS Pekanbaru pada laga pembuka putaran ketiga Championship 2025/26 di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, 14 Februari mendatang.
  • Pelatih baru Jaya Hartono menegaskan fokus utama tim adalah memperbaiki pertahanan agar tidak lagi memberi “gol mudah” kepada lawan.
  • Dengan lima laga kandang tersisa, Jaya optimistis Persiraja masih berpeluang bersaing di papan atas Grup Barat jika mampu menjaga disiplin dan konsentrasi penuh.

 

“Kita mencetak gol dengan perjuangan keras, sementara lawan cukup kontrol sekali, passing, lalu gol. Itu tidak boleh terulang,” tegasnya.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Laga pembuka putaran ketiga Championship 2025/26 antara Persiraja Banda Aceh melawan PSPS Pekanbaru di Stadion H Dimurthala, Lampineung bakal dipentaskan pada, Sabtu (14/2/2026) mendatang.

Laga tersebut menjadi ujian penting bagi Laskar Rencong, khususnya bagi pelatih anyar Lantak Laju, Jaya Hartono.

Menyongsong pertemuan ketiga dengan ‘Askar Bertuah’--julukan PSPS Pekanbaru--pada musim ini, Pelatih Jaya Hartono menegaskan, timnya tidak akan lagi memberi ruang longgar yang berujung pada “gol mudah” bagi lawan.

Sejak resmi menangani tim pada awal Februari 2026, Jaya langsung menggelar evaluasi menyeluruh. 

Fokus utamanya adalah memperbaiki lini pertahanan yang dianggap masih rapuh.

“Ada dua gol di pertandingan terakhir yang seharusnya tidak boleh terjadi. Itu kelengahan yang harus segera ditutup,” ujar mantan bek kiri Timnas Indonesia tersebut.

Baca juga: Jaya Hartono Jadi Pelatih Baru Persiraja, Gantian Akhyar Ilyas yang Rehat

Menurutnya, kelemahan utama Persiraja terletak pada rapatnya barisan bertahan. 

Lawan terlalu mudah masuk ke area berbahaya hanya dengan satu-dua sentuhan.

“Kita mencetak gol dengan perjuangan keras, sementara lawan cukup kontrol sekali, passing, lalu gol. Itu tidak boleh terulang,” tegasnya.

Jaya Hartono juga menekankan pentingnya konsentrasi penuh sepanjang laga. 

Ia ingin para pemain belajar dari pertemuan sebelumnya dengan PSPS, di mana kesalahan kecil berakibat fatal.

Dengan lima laga kandang tersisa, ia optimistis Persiraja masih punya peluang besar bersaing di papan atas Grup Barat.

Baca juga: Persiraja Banda Aceh Awali Putaran Ke-3 Hadapi PSPS dan Diakhiri Lawan PSMS, Ini Jadwal Lengkapnya

“Persaingan memang ketat, tapi peluang tetap terbuka,” tukas Jaya Hartono

“Dengan jadwal yang ada, kita bisa bertarung untuk posisi satu atau dua. Kuncinya, jangan lagi ada gol murah,” terangnya.

Pesan yang dikirim Persiraja jelang duel di Lampineung jelas: pertahanan harus lebih disiplin, konsentrasi tak boleh goyah, dan lawan tidak akan lagi mendapat keuntungan dari kelengahan. 

Laskar Rencong ingin memastikan bahwa setiap gol yang tercipta harus melalui perjuangan keras, bukan hadiah dari kesalahan sendiri.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved