Sabtu, 2 Mei 2026

Persiraja Mania

Turun Minum, Persiraja Tertinggal 0-1 dari PSMS via Gol Cadenazzi 

Persiraja Banda Aceh tertinggal 0-1 dari PSMS Medan pada laga Liga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H Dimurthala, Sabtu (2/5/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Rianza Alfandi
PENGAMANAN LAGA DERBY – Sejumlah kendaraan taktis polisi disiagakan di depan Stadion H Dimurthala Lampineung guna mengamankan laga 'derby Sumatera' antara Persiraja Banda Aceh menghadapi PSMS, Sabtu (2/5/2026) sore. Persiraja tertinggal 0-1 dari tamunya sampai turun minum. 

Ringkasan Berita:
  • Persiraja Banda Aceh tertinggal 0-1 dari PSMS Medan pada laga terakhir Liga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H Dimurthala, Sabtu (2/5/2026).
  • Gol tunggal dicetak Cadenazzi menit ke-36 setelah melewati kiper Andreas Fransisco, bola tetap masuk meski sempat ditepis.
  • Persiraja tampil pincang tanpa tiga pemain kunci dan laga digelar tanpa penonton akibat sanksi PSSI, membuat tantangan semakin berat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh tertinggal 0-1 dari tamunya, PSMS Medan dalam laga terakhir Liga Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (2/5/2026) sore, di Stadion H Dimurthala Lampineung.

Gol pemain PSMS Medan, Cadenazzi pada menit ke-36, membuat kubu tuan rumah terperangah. 

Gol itu berawal dari gocekan Cadenazzi yang memperdayai kiper Andreas Fransisco.

Bola yang sudah ditepis namun tetap meluncurkan ke arah gawang. 

Ariel Kurung yang sempat melakukan penyelamatan, datang terlambat karena bola sudah duluan melewati garis gawang.

Sebenarnya Persiraja juga sempat memiliki peluang emas di awal laga.

Baca juga: Duel Panas Persiraja Vs PSMS Dikawal Aparat Berseragam & Bersenjata Lengkap

Setelah memenangi sprint, pemain Persiraja berhasil melesat tendangan keras. 

Tapi bola meleset hanya beberapa centimeter dari tiang gawang PSMS Medan.

Laga penutup musim bagi Persiraja Banda Aceh ini dipastikan tidak akan berjalan mudah. 

Lantak Laju harus tampil pincang tanpa tiga pemain kunci sekaligus.

Situasi kian berat karena Persiraja juga tidak akan mendapat dukungan langsung dari suporter.

Sanksi dari PSSI membuat pertandingan digelar tanpa penonton.

Praktis situasi ini menghilangkan “pemain ke-12” Persiraja yang selama ini menjadi energi tambahan sekaligus tekanan bagi tim tamu di Lampineung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved