Kamis, 14 Mei 2026

Persiraja

Persiraja Ditahan PSPS 1-1, Jaya Hartono Minta Maaf Gagal Amankan Tiga Poin

“Saya minta maaf belum bisa memberikan poin penuh, tiga poin. Karena mereka main sangat percaya diri,” ujar Jaya

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/RIANZA ALFANDI
PELATIH PERSIRAJA — Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, memberi keterangan pers kepada awak media usai laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (14/2/2026) malam. PELATIH PERSIRAJA — Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, memberi keterangan pers kepada awak media usai laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (14/2/2026) malam. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHPersiraja Banda Aceh harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSPS Pekanbaru pada laga perdana putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (14/2/2026) malam.

Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter dan masyarakat Aceh karena timnya gagal mengamankan tiga poin penuh di kandang.

“Saya minta maaf belum bisa memberikan poin penuh, tiga poin. Karena mereka main sangat percaya diri,” ujar Jaya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurutnya, PSPS tampil lepas tanpa beban setelah hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya, yakni di pertandingan terakhir putaran kedua kontra Persiraja.

Kondisi itu membuat tim tamu bermain lebih menikmati pertandingan.

Baca juga: Kunci PSPS Curi Poin di Lampineung, Aji Santoso: Kami Berhasil Matikan Sayap Persiraja


“PSPS sangat percaya diri karena mereka bermain nothing to lose dengan kejadian kemarin, dengan kekalahan kemarin. Mereka datang ke sini mereka nothing to lose, tidak ada beban mereka bermain. Mereka enjoy sekali main PSPS,” ungkapnya.

Jaya menilai anak asuhnya sebenarnya tampil dominan pada babak pertama dan menciptakan banyak peluang.

Namun rapatnya lini pertahanan PSPS membuat Persiraja kesulitan menembus kotak penalti lawan.

Ia juga sempat menyinggung dua insiden handball di area terlarang PSPS yang menurutnya layak mendapat perhatian wasit.

Meski demikian, Jaya enggan memperpanjang polemik tersebut.

“Seharusnya juga handball yang dua kali yang terjadi di area penalti mereka, itu juga wasit seolah-olah enggak tahu. Tapi ya sudah, yang penting pertama saya minta maaf belum bisa memberikan yang terbaik, tiga poin. Tapi paling tidak kita tidak kalah" ujarnya.

Pada laga tersebut, Persiraja beberapa kali kecolongan melalui skema serangan balik cepat PSPS.

Jaya mengakui ambisi timnya untuk segera mencetak gol membuat lini pertahanan kerap terbuka.

Baca juga: Gol Indah Juan Mera Selamatkan Persiraja Banda Aceh

Ia menambahkan, hasrat besar mencetak gol juga membuat konsentrasi pemain menurun sehingga kesalahan demi kesalahan mudah dimanfaatkan lawan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved