Berita Persiraja
Persiraja Banda Aceh Juru Kunci Klasemen Tanpa Poin
Pasukan Akhyar Ilyas kembali menelan pil pahit usai ditaklukkan tuan rumah Sumsel United dengan skor 3-2.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh memperpanjang rekor kekalahan. Pasukan Akhyar Ilyas kembali menelan pil pahit usai ditaklukkan tuan rumah Sumsel United dengan skor 3-2. Laga lanjutan Liga Championship 2025-2026 pekan kedua ini berlangsung Senin (22/9/2025) malam, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.
Kekalahan ini membuat skuad Lantak Laju terjun bebas ke dasar klasemen, karena dari dua laga yang sudah dijalani belum meraih satu poin pun. Tak ada pilihan, Persiraja pun terpaksa bercokol di posisi juru kunci tanpa poin. Bertamu ke Palembang, Persiraja membawa misi mencuri poin dengan memboyong 23 pemain, termasuk gelandang Matheus Machado yang baru pulih dari cedera. Dalam laga tersebut, kedua tim tampil ngotot untuk meraih poin.
Bagi Persiraja, laga melawan Sumsel United harus menjadi kesempatan untuk mencuri angka, sementara tuan rumah tak mau kalah karena untuk pertama kalinya tampil di hadapan publik sendiri, pecinta sepak bola Sumatera Selatan.
Sumsel United unggul lebih dulu lewat gol pemain asingnya, Diego Dall'Oca pada menit 26 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Hadiah tendangan bebas diberikan wasit akibat pelanggaran keras pemain bawah Lantak Laju.
Tertinggal 0-1, Persiraja mencoba membangun serangan lewat trio lini depan Connor Flynn, Miftahul Hamdi, dan Anthoni Putro, namun beberapa upaya berhasil dipatahkan oleh barisan belakang Sumsel United.
Menjelang akhir babak pertama, Persiraja mendapat hadiah penalti setelah pemain Sumsel melakukan pelanggaran. Connor Flynn yang maju sebagai eksekutor sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.
Hadiah tendangan penalti diberikan setelah wasit mengecek Video Assistant Referee (VAR). Di mana, kiper tuan rumah terlihat menjatuhkan pemain Persiraja. Penalti ini tak lepas dari aksi blunder kiper tuan rumah, Dicky Agung ketika menyongsong tendangan bebas Mattheus.
Memasuki babak kedua, Persiraja mencoba bangkit, tetapi justru Sumsel kembali unggul lewat gol penyerang andalan mereka, Junior Cabral. Pemain asal Brasil ini mencetak gol lewat titik putih pada menit 79.
Berawal dari sepak pojok yang hendak dilakukan. Namun, aksi Juninho dijatuhkan dikotak penalti hingga wasit menunjuk titik penalti untuk Sumsel United.
Juninho yang menjadi eksekutor tendangan penalti dengan tenang mengeksekusi penalti, dengan mengarahkan tendangan mendatarnya ke arah kanan kiper Persiraja yang bergerak ke kiri, hingga mengubah skor menjadi 2-1.
Tak lama kemudian, giliran Aziz Hutagalung menambah keunggulan Sumsel di menit ke-81. Berawal dari tendangan sepak pojok dan kemelut terjadi, Aziz yang mendapatkan bola langsung menendang bola yang liar di lini bawah Persiraja.
Tendangan yang keras dari Aziz mengarah ke arah kiri hingga melewati pemain belakang termasuk Tegar Dadi hingga harus memungut bola dari gawangnya untuk ke tiga kalinya.
Skor berubah menjadi 3-1, membuat Persiraja semakin kesulitan bangkit karena waktu normal tersisa 9 menit lagi.
Anak asuh Akhyar Ilyas berusaha keras membangun serangan, tetapi sering gagal karena kesalahan passing dan minimnya chemistry antar pemain. Namun, Hamdi CS tak patah semangat. Menjelang akhir pertandingan, mereka terus menggempur pertahanan lawan dengan harapan bisa membalikkan skor atau menyamakan kedudukan. Namun, serangan yang dibangun oleh Persiraja selalu patah di dalam kotak penalti anak-anak Sumsel.
Menjelang laga berakhir, tepatnya di menit 90+1, Connor Flynn berhasil mencetak gol keduanya sekaligus memperkecil skor menjadi 3-2. Gol ini terjadi setelah umpan lambung yang diberikan oleh Rian Tanmol disambut dengan sundulan kerasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Persiraja-Juru-Kunci.jpg)