Senin, 27 April 2026

Berita sepakbola

FIFA Dituding Standar Ganda & Munafik Soal Israel, Infantino Ngeles Begini

Ketua Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness menyatakan, bahwa jika Rusia dicoret, maka Israel juga harus mendapat perlakuan serupa.

Editor: Saifullah
Dok FIFA/Isaiah Vazquez
PEMBELAAN PRESIFEN FIFA - Presiden FIFA, Giani Infantino melakukan pembelaan terhadap tudingan standar ganda terkait sanksi terhadap Israel yang melakukan genosida di Gaza, Palestina. 

“Ini adalah tingkat kemunafikan dan standar ganda yang mengejutkan,” ungkap Mokhiber, mantan Direktur Komisi Tinggi PBB untuk HAM.

SERAMBINEWS.COM, ZURICH - Presiden FIFA, Gianni Infantino akhirnya angkat bicara di tengah sorotan tajam terhadap sikap FIFA yang dinilai menerapkan standar ganda dan cenderung munafik dalam menyikapi konflik internasional.

Pernyataan Infantino muncul setelah berbagai pihak mendesak FIFA agar menjatuhkan sanksi kepada Israel atas konflik yang sedang berlangsung, sebagaimana FIFA dan UEFA pernah lakukan terhadap Rusia pada 2022.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari BBC, Infantino menegaskan, bahwa FIFA bukanlah lembaga politik dan tidak memiliki kapasitas untuk menyelesaikan persoalan geopolitik yang kompleks.

“Pikiran kami bersama mereka yang menderita dalam berbagai konflik yang terjadi di seluruh dunia saat ini,” ujar Infantino.

“Pesan terpenting yang dapat disampaikan sepak bola saat ini adalah tentang perdamaian dan persatuan,” ngelesnya.

Baca juga: Dokumen Dipalsukan, FIFA Jatuhkan Sanksi ke FAM dan 7 Pemain Timnas Malaysia

Infantino menekankan, bahwa meskipun FIFA tidak bisa menjadi penengah konflik, organisasi ini tetap memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan nilai-nilai universal melalui sepak bola, seperti persatuan, pendidikan, budaya, dan kemanusiaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub, atas ketahanan dan komitmennya dalam menghadapi situasi sulit.

“Saya mengapresiasi Presiden Rajoub dan PFA atas ketahanan mereka pada masa-masa ini,” kata Infantino.

“Saya menegaskan kembali komitmen FIFA untuk menggunakan kekuatan sepak bola demi mempersatukan orang-orang di dunia yang terpecah belah,” tutur dia.

Kritik atas Dugaan Standar Ganda

Sikap FIFA terhadap Israel menuai kritik karena dianggap berbeda dengan perlakuan terhadap Rusia.

Baca juga: Pemegang Hak Siar Piala Dunia 2026 di Indonesia Resmi Jatuh ke TVRI, Nonton Pertandingan Gratis

Pada 2022, FIFA dan UEFA dengan cepat menjatuhkan sanksi kepada Rusia setelah invasi ke Ukraina.

Namun, Israel tetap diizinkan berpartisipasi dalam kompetisi UEFA dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, meski mendapat kecaman internasional atas tindakan militernya.

Ketua Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness menyatakan, bahwa jika Rusia dicoret, maka Israel juga seharusnya mendapat perlakuan serupa.

Sementara Craig Mokhiber, mantan Direktur Komisi Tinggi PBB untuk HAM menyebut, sikap FIFA sebagai bentuk kemunafikan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved