Selasa, 28 April 2026

Liga Spanyol 2025

Ini Ucapan Pedas Lamine Yamal hingga Jadi Target Teror dan Keroyokan Awak Real Madrid

Keputusan pengelola Bernabeu menutup atap stadion diyakini bikin markas Real Madrid semakin bising dan intimidatif bagi kubu lawan.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar x
Vinicius Junior (kiri) berdebat dengan Raphinha dan Lamine Yamal (2R) di akhir pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 26 Oktober 2025. 

SERAMBINEWSW.COM - Lamine Yamal menjalani malam yang antiklimaks dan penuh gejolak dalam hajatan El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona.

Remaja ajaib 18 tahun itu menjadi alasan El Clasico jilid pertama musim ini diwarnai aroma kemarahan sangat pekat di kubu Real Madrid.

Komentar Lamine Yamal, yang menyinggung Los Blancos gemar mencuri dan mengeluh, menjadi bumbu utama menjelang laga di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025).

Wajar apabila ketika pertandingan berlangsung, Yamal jadi sasaran cemooh hampir seisi arena.

Keputusan pengelola Bernabeu menutup atap stadion diyakini bikin markas Real Madrid semakin bising dan intimidatif bagi kubu lawan.

Setiap kali menyentuh bola, Yamal diteriaki fan tuan rumah.

Kebencian awak Madrid menular kepada pemain mereka.

Bocah berbakat tapi kontroversial itu menjadi sasaran keroyokan pemain Los Blancos.

Mulai dari Dani Carvajal, Thibaut Courtois, sampai Vinicius Junior terlibat konfrontasi dengan Yamal.

Keributan meruncing pada ujung pertandingan, di mana Marca mengeklaim hampir semua pemain Madrid mencoba untuk menyerbu sang runner-up Ballon d'Or 2025.

Dia sampai harus digiring serta diamankan staf supaya bisa meninggalkan lapangan permainan tanpa masalah besar.

Baca juga: Lamine Yamal Dikritik Real Madrid Jelang El Clasico, Gerard Pique Bela Si Bintang Muda 

Asisten pelatih Hansi Flick di Barca, Marcus Sorg, menilai semua kejadian di El Clasico ini harus dijadikan pelajaran bagi Yamal.

Di partai sebesar El Clasico, tekanan mental dari faktor nonteknis akan sangat memengaruhi performa individu.

Hal itu pula yang diyakini Sorg. Terbukti Yamal tampil buruk di Bernabeu.

Tidak seperti biasanya, winger lincah beralias titisan Lionel Messi seolah kehilangan sentuhan-sentuhan ajaibnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved