Kamis, 23 April 2026

Berita sepakbola

Statuta PSSI 2025 Berlaku, Exco Dihapus & Ketua Askot/Askab Ditunjuk Asprov

PSSI Pusat resmi mencabut Statuta 2019 dan memberlakukan Statuta baru 2025 sebagai pedoman organisasi.

Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KONGRES TAHUNAN PSSI - Ketua Umum PSSI Aceh, Sekum, Waketum, dan Exco, foto bersama dengan perwakilan klub, dan Askab/Askot PSSI se-Aceh, usai Kongres TahunanPSSI Aceh pada Kamis (20/11/2025) siang, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh. 

Ringkasan Berita:
  • PSSI Pusat resmi mencabut Statuta 2019 dan memberlakukan Statuta baru 2025 sebagai pedoman organisasi.
  • Perubahan besar: jabatan Exco provinsi dihapus, ketua Askab/Askot ditunjuk Asprov melalui panitia seleksi.
  • Statuta baru mendukung kompetisi Liga 4, peningkatan lisensi pelatih, serta tata kelola sepakbola lebih modern dan transparan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PSSI Pusat resmi mencabut Statuta PSSI tahun 2019 dan memberlakukan statuta baru tahun 2025 sebagai ‘kitab resmi’ organisasi sepakbola nasional.

Statuta terbaru ini menjadi landasan hukum dan pedoman kerja bagi seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari PSSI pusat, PSSI provinsi, hingga PSSI kabupaten/kota.

Salah satu perubahan besar yang tertuang dalam Statuta 2025 adalah penghapusan jabatan Komite Eksekutif (Exco) di tingkat PSSI provinsi.

Sebagai gantinya, struktur kepengurusan akan ditentukan langsung oleh Ketua Umum PSSI provinsi terpilih melalui kongres.

Dengan demikian, pengurus provinsi akan lebih fleksibel dalam menyusun bidang-bidang sesuai kebutuhan organisasi.

Perubahan lain yang cukup mencolok terdapat pada mekanisme pemilihan ketua askab (kabupaten) dan askot (kota).

Baca juga: Erick Thohir Diperbolehkan FIFA Jabat Menpora dan Ketua Umum PSSI: Kita Selesaikan Sampai 2027

Dalam statuta baru, penentukan ketua askab/askot dilakukan oleh ketua PSSI provinsi atau Asprov melalui mekanisme panitia seleksi (pansel).

Demikian pemaparan Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, H Nazir Adam kepada wartawan di sela-sela Kongres Tahunan PSSI Aceh yang berlangsung di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Kamis (20/11/2025)siang.

Nazir Adam menambahkan, dengan adanya statuta baru, kompetisi Liga 4 musim 2026/2027 dapat digelar oleh askab/askot dan klub di tingkat kabupaten/kota.

PSSI provinsi juga berkomitmen meningkatkan kualitas perangkat pertandingan serta memperbanyak jumlah pelatih berlisensi di berbagai tingkatan.

Bahkan, pada tahun 2026, PSSI Pusat untuk pertama kalinya memberikan kepercayaan kepada Asprov untuk menyelenggarakan kursus lisensi tertinggi, yakni Lisensi A AFC.

Baca juga: Laga Pembuka Liga 4 Aceh di Aceh Barat Berlangsung Islami, Semua Pemain Wajib Gunakan Celana Legging

Sebelumnya, kursus ini hanya digelar oleh PSSI Pusat atau federasi luar negeri.

Kompetisi Berjenjang

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Aceh, Nazaruddin menegaskan, bahwa PSSI Aceh telah melaksanakan berbagai kompetisi berjenjang sesuai rekomendasi PSSI Pusat pada musim 2024/2025.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved