Ramadhan 2026
Jangan Terlewat! Ini 4 Amalan Hari Jumat Kedua di Bulan Ramadhan, Penuh Pahala dan Ampunan
Berikut empat amalan yang dianjurkan untuk diamalkan pada Jumat kedua di bulan Ramadan menurut Syekh Ali Jaber rahimahullah.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM – Memasuki Jumat kedua di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah.
Hari Jumat sendiri merupakan sayyidul ayyam atau penghulu segala hari, terlebih ketika berada di bulan Ramadan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.
Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk bermuhasabah, memperbanyak amal saleh, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ada sejumlah amalan yang dapat dilakukan untuk meraih pahala berlipat ganda dan pengampunan dosa, sebagaimana disampaikan oleh ulama kharismatik, Syekh Ali Jaber, dalam berbagai tausiyahnya.
Meski telah wafat, nasihat dan ilmunya tetap menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menghidupkan hari Jumat dengan amalan yang penuh keutamaan.
Berikut empat amalan yang dianjurkan untuk diamalkan pada Jumat kedua di bulan Ramadan menurut Syekh Ali Jaber rahimahullah, ulama asal Madinah yang telah menjadi guru bangsa Indonesia, menyampaikan empat amalan utama yang menjadikan hari Jumat begitu istimewa.
Baca juga: Jangan Terlewat! Ini 4 Amalan Hari Jumat Terakhir di Bulan Syaban, Penuh Pahala dan Ampunan
Meskipun Syekh Ali Jaber telah berpulang ke rahmatullah, namun ilmunya terus hidup dan menerangi umat.
Keempat amalan ini bisa dilakukan siapa pun, di mana pun, dan kapan pun sepanjang hari Jumat.
Simak penjelasan beliau berikut, yang disampaikan dengan penuh kasih dan penuh harapan agar umat Muslim tidak melewatkan kesempatan emas ini:
1. Perbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Amalan pertama yang sangat dianjurkan di hari Jumat adalah memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Mengapa?
“Rasulullah SAW sendiri memesan kepada kita, perbanyaklah shalawat kepadaku di hari Jumat,” ujar Syekh Ali Jaber dikutip Serambinews.com, Jumat (27/2/2026) dari kanal YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber.
Bahkan, kata beliau, jika ingin meninggalkan seluruh zikir hanya untuk bershalawat seharian pun tidak masalah. Itu menunjukkan betapa agungnya nilai shalawat di hari Jumat.
Baca juga: Jangan Sampai Puasa Sia-sia! Buya Yahya Sebut Amalan Ramadhan yang Lebih Dahsyat dari Puasa &Tarawih
Tak ada aturan baku soal panjang pendeknya. Mau shalawat yang pendek seperti "Allahumma sholli ‘ala Muhammad" atau yang lengkap seperti "Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala aali Sayyidina Muhammad", semuanya berpahala.
“Yang penting adalah niat dan istiqamah. Pakai ‘Sayyiduna’ atau tidak, tetap sah dan berpahala,” tegas Syekh Ali Jaber.
Beliau pun mendorong agar shalawat menjadi rutinitas sepanjang hari Jumat, entah saat di perjalanan, di kantor, bahkan di tengah kesibukan rumah tangga.
2. Membaca Surah Al-Kahfi
Amalan kedua adalah membaca Surah Al-Kahfi, surah ke-18 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 110 ayat.
Bagi sebagian orang, membaca Al-Kahfi secara lengkap mungkin terasa berat, apalagi yang belum terbiasa. Namun Syekh Ali memberikan tips sederhana:
“Tidak harus langsung sekaligus. Bisa dibagi-bagi bacanya. Misalnya pagi satu halaman, siang dua halaman, lanjut setelah Ashar hingga selesai,” ujarnya.
Dengan cara itu, setiap Muslim bisa menyelesaikan Al-Kahfi dalam sehari tanpa merasa terbebani.
Bahkan bagi yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar, Syekh Ali memberikan solusi:
“Boleh simak murattal dari HP atau media lainnya. Orang yang menyimak Al-Qur’an, pahalanya sama seperti yang membaca,” tambahnya.
Pesan ini mengajak semua kalangan untuk tetap terhubung dengan Al-Qur’an, tanpa merasa rendah diri atau tertinggal.
3. Berdoa di Waktu Mustajab Hari Jumat
Amalan ketiga yang sering dilupakan adalah berdoa di waktu yang mustajab di hari Jumat.
Berdasarkan sabda Nabi SAW yang diriwayatkan dalam hadits shahih, ada satu waktu di hari Jumat di mana doa tidak akan ditolak oleh Allah SWT.
Lalu, kapan waktunya?
“Para ulama berbeda pendapat. Tapi yang paling kuat dari berbagai riwayat adalah satu jam terakhir sebelum Maghrib,” jelas Syekh Ali.
Beliau bahkan membagikan kisahnya saat berada di Madinah:
“Kalau saya lihat para ulama dan guru-guru kami di Masjid Nabawi, begitu masuk satu jam terakhir sebelum Maghrib, mereka tinggalkan semua pekerjaan. Masing-masing sibuk berdoa,” kisahnya.
Ini menjadi contoh nyata bahwa kesungguhan memanfaatkan waktu mustajab adalah ciri khas orang-orang shalih.
Maka, mulai sekarang, sisihkan waktu menjelang Maghrib hari Jumat untuk berdoa.
Mintalah apa saja seperti kebaikan dunia, keteguhan iman, kesehatan, rezeki halal, hingga keselamatan di akhirat.
4. Sedekah di Waktu Subuh
Amalan keempat yang tak kalah penting adalah bersedekah di waktu subuh hari Jumat.
Syekh Ali Jaber menyampaikan bahwa setelah shalat subuh, dua malaikat turun ke bumi dan mendoakan hamba-hamba Allah yang bersedekah.
“Satu malaikat mendoakan, ‘Ya Allah, lipatgandakan dan gantikan sedekah orang ini.’ Tapi malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, jangan berkahi harta orang yang pelit di subuh ini.’”
Ini adalah peringatan dan harapan sekaligus.
Syekh Ali Jaber menekankan, jika kita benar-benar mampu, jangan sampai kikir, apalagi di waktu yang istimewa seperti subuh hari Jumat.
“Kalau tidak mampu, itu uzur. Tapi kalau mampu, dan tidak bersedekah, hati-hati bisa kena doa malaikat,” ujarnya dengan nada serius.
Apalagi di dalam Al-Qur’an, infaq dan shalat sering disebut beriringan, seperti dalam Surah Al-Baqarah ayat 3, menunjukkan hubungan kuat antara sedekah dan keberkahan hidup.
(Serambinews.com/Firdha Ustin)
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-29 Ramadhan: Mendapat Pahala Seribu Ibadah Haji |
|
|---|
| ISTAGAL Salurkan Santunan untuk Korban Banjir, Anak Yatim, Piatu, dan Dhuafa di Gayo Lues |
|
|---|
| Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap, Pastikan Dibayar Sebelum Salat Idul Fitri |
|
|---|
| Buka Bersama di Oslo, Ketua TASTAFI dan Dubes RI Bahas Situasi Terkini dan Kepedulian untuk Aceh |
|
|---|
| Sering Begadang saat Puasa? Ikuti Cara Atur Tidur 7 Jam ala Dr Boyke |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ILUSTRASI-BERDOA-RAMADHAN2.jpg)