Kajian Islam
Tak Perlu Takut! Buya Yahya Tegaskan Dosa Tak “Dibongkar” Saat Haji atau Umrah, Justru Diampuni
Kekhawatiran ini kerap beredar di tengah masyarakat dan menjadi alasan sebagian orang menunda keberangkatan.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM - Banyak umat Muslim yang merasa ragu berangkat ke Tanah Suci karena takut dosa-dosanya akan “dibalas” atau bahkan “dibongkar” saat menjalankan ibadah haji maupun umrah.
Kekhawatiran ini kerap beredar di tengah masyarakat dan menjadi alasan sebagian orang menunda keberangkatan.
Namun, dalam ceramah yang dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah, ulama kondang Buya Yahya menegaskan bahwa keyakinan tersebut tidak benar.
Ia menjelaskan, tidak ada aturan atau ketentuan bahwa perbuatan buruk seseorang sebelum berangkat ke Makkah dan Madinah akan otomatis ditampakkan atau dibalas saat berada di sana.
“Kalau balasan, Allah bisa berikan di mana saja. Tidak harus di Tanah Suci,” ujar Buya Yahya, dikutip Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, justru haji dan umrah merupakan ibadah yang dijanjikan sebagai penghapus dosa, bukan ajang untuk mempermalukan seseorang.
Baca juga: 5 Bahaya Istri Curhat ke Lawan Jenis Menurut Buya Yahya, Bisa Picu Masalah Rumah Tangga
Bahkan, jika ibadah haji dilakukan dengan sempurna (mabrur), maka dosa-dosa seorang hamba akan diampuni.
“Kalau sudah diampuni oleh Allah, tidak ada lagi dibalas-balas itu. Bahkan pulang seperti bayi yang baru lahir,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rasa takut akibat mitos tersebut justru bisa menghambat seseorang untuk meraih kesempatan besar dalam mendapatkan ampunan Allah.
Buya Yahya juga menambahkan, jika pun seseorang mengalami musibah seperti kecelakaan atau kejadian tidak menyenangkan saat di Tanah Suci, hal itu bukan karena dosa yang “dibongkar”, melainkan bisa terjadi di mana saja.
“Jangan ditempelkan pada urusan haji atau umrah. Itu bisa terjadi di mana saja, bukan karena ibadahnya,” tegasnya.
Ia pun mengajak umat Islam untuk tidak menunda ibadah haji atau umrah jika sudah memiliki kemampuan, terutama bagi mereka yang merasa memiliki banyak dosa.
Baca juga: Banyak yang Salah! Buya Yahya Ungkap Cara Mencuci Baju Kena Najis di Mesin Cuci, Perlu Berkali-kali?
“Kalau Anda merasa banyak dosa, justru itu peluang untuk diampuni. Datang, mengadu kepada Allah, selesai,” katanya.
Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa ibadah haji mabrur bahkan dijanjikan balasan surga, sehingga seharusnya menjadi motivasi, bukan ketakutan.
Dengan demikian, anggapan bahwa dosa akan dibalas secara langsung saat berada di Tanah Suci tidak memiliki dasar yang jelas. Sebaliknya, haji dan umrah adalah kesempatan besar untuk kembali suci dan mendapatkan ampunan dari Allah.
(Serambinews.com/Firdha)
| Suami Tak Mampu Menafkahi, Haruskah Istri Cerai? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Lebih Utama Kurban untuk Diri Sendiri atau Orang Tua? Simak Penjelasan Buya Yahya Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah Kata UAH, Pahalanya Disebut Lebih Utama dari Jihad |
|
|---|
| Hari Ini 1 Dzulhijjah, Buya Yahya Ungkap 10 Keutamaan Zulhijah dan Amalan Penuh Pahala |
|
|---|
| 7 Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Bisa Membuka Pintu Rezeki dan Menghapus Dosa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buya-Yahya-Ceramah-Tentang-Kurban.jpg)