Kajian Islam
Jangan Lewatkan 5 Amalan Hari Jumat, UAH Sebut Ada Waktu Doa Pasti Dikabulkan
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat atau yang akrab disapa UAH mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan kesempatan tersebut dengan memperbanyak doa.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBIENWS.COM - Hari Jumat menjadi salah satu hari istimewa bagi umat Islam. Selain dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari, Jumat juga disebut memiliki waktu mustajab di mana doa seorang Muslim diyakini akan dikabulkan Allah SWT.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat atau yang akrab disapa UAH mengingatkan umat Islam agar tidak melewatkan kesempatan tersebut dengan memperbanyak doa, dzikir dan amal kebaikan sejak malam Jumat hingga menjelang Maghrib.
Dalam salah satu tausiyahnya, UAH menjelaskan bahwa Rasulullah SAW telah menerangkan adanya satu waktu istimewa di hari Jumat yang apabila seorang hamba berdoa pada waktu itu, maka Allah akan mengabulkannya.
“Sebagian ulama menyebut waktunya antara dua khutbah, sebagian lagi menjelang Maghrib setelah Ashar. Karena itu manfaatkan hari Jumat dengan banyak doa,” ujar UAH dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Jumat (8/5/2026).
Keutamaan Hari Jumat Menurut Ustaz Adi Hidayat
UAH menjelaskan, banyak peristiwa besar terjadi di hari Jumat.
Hari Jumat Allah jadikan sebagai momen untuk memperbanyak dzikir, doa dan amal kebaikan.
Baca juga: Amalan Hari Jumat, Membaca Surat Al Kahfi dan Simak Keutamaannya
“Allah memanggil orang-orang beriman untuk meninggalkan urusan dunia, lalu bersegera memenuhi panggilan shalat Jumat. Itu lebih baik bagi kalian, walau kalian belum mengetahuinya,” ujar UAH mengutip firman Allah dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9.
Ia menambahkan, Rasulullah SAW juga menekankan betapa agungnya Jumat.
Setiap amalan yang dilakukan di siang dan malam Jumat memiliki nilai pahala berlipat ganda.
Bahkan, terdapat waktu mustajab di mana doa seorang Muslim pasti dikabulkan.
Lima Amalan Sunnah Hari Jumat
Ustaz Adi Hidayat kemudian merinci lima amalan sunnah yang bisa dihidupkan setiap malam dan siang Jumat. Berikut penjelasannya:
1. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an adalah ibadah utama, apalagi di hari Jumat.
UAH menyebut, ada beberapa surat yang dianjurkan untuk dibaca, di antaranya Surah Al-Kahfi, Al-Ikhlas, As-Saffat, hingga Yasin.
Baca juga: Amalan Pagi, Sholat Dhuha 2 Rakaat, Keutamaannya Seperti Mengerjakan Umrah
“Setelah selesai membaca, jangan lupa panjatkan doa. Bisa jadi doa itu bertepatan dengan waktu mustajab yang Allah janjikan,” kata UAH.
2. Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Hari Jumat juga disebut sebagai hari shalawat.
Dengan memperbanyak shalawat, seorang Muslim mendapatkan banyak keutamaan.
“Setiap satu shalawat, Allah tambahkan sepuluh kemuliaan. Bahkan dengan shalawat, kita semakin dekat dengan Rasulullah dan Allah SWT. Itulah kunci kebahagiaan dunia dan akhirat,” jelas UAH.
3. Menunaikan Shalat Jumat dengan Sempurna
Shalat Jumat bukan hanya kewajiban, tapi juga pintu ampunan.
Nabi SAW mengajarkan agar umat Islam bersuci (mandi Jumat), mengenakan pakaian terbaik, memakai wewangian, dan mendengarkan khutbah dengan penuh khidmat.
“Siapa yang menunaikan shalat Jumat dengan sempurna, maka dosanya akan diampuni hingga Jumat berikutnya,” ungkap UAH.
4. Memperbanyak Doa pada Waktu Mustajab
Menurut UAH, ada satu waktu singkat di hari Jumat yang disebut sebagai as-sa’ah al-ijabah.
Pada saat itu, doa seorang Muslim pasti akan dikabulkan.
“Sebagian ulama menyebut waktunya antara dua khutbah, sebagian lagi menjelang Maghrib setelah Ashar. Karena itu, manfaatkan hari Jumat dengan banyak doa, boleh jadi doa itu yang diijabah Allah,” kata UAH.
5. Bersedekah
Amalan terakhir adalah memperbanyak sedekah. UAH menyarankan umat Islam agar melatih diri untuk berbagi, baik berupa uang, makanan, pakaian, maupun hal-hal sederhana yang bermanfaat.
“Sedekah di hari Jumat adalah gambaran ketaatan kita kepada Allah. Bukan hanya bermanfaat bagi penerima, tapi juga bisa menjadi penghapus dosa bagi pelakunya,” ujarnya.
UAH menekankan bahwa hari Jumat bukan sekadar hari libur, melainkan momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Mulai dari malam Jumat hingga siang harinya, setiap Muslim bisa mengisi waktu dengan amal sholeh.
“Perbanyak membaca Al-Qur’an, shalawat, doa, persiapkan shalat Jumat sebaik mungkin, dan jangan lupa berbagi. Semoga amal-amal itu diterima Allah dan menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu,” tutup UAH dalam doanya.
(Serambinews.com/Firdha)
| Cara Membersihkan Najis Ompol di Kasur Menurut Buya Yahya, Jangan Berlebihan hingga Was-was |
|
|---|
| Kurban Cuma Sekali Seumur Hidup? Apa Hukum Kurban Bagi yang Mampu & Tidak Mampu, Ini Kata Buya Yahya |
|
|---|
| Bolehkah Suami Melarang Istri ke Rumah Orang Tua? Buya Yahya: Jangan Sampai Putus Silaturahmi |
|
|---|
| Waktu Terbaik Shalat Dhuha Bukan Pagi-Pagi, Buya Yahya Ungkap Jam Paling Utama, Banyak yang Keliru |
|
|---|
| Kurban Sekali Seumur Hidup atau Tiap Tahun? Ini Penjelasan Buya Yahya, Banyak yang Masih Keliru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa-istikharah.jpg)