Kajian Islam
Hati-Hati Batal, Begini Cara Menambah Doa Dalam Sujud Ketika Shalat Bila Tak Bisa Bahasa Arab
UAS menerangkan bahwa pada dasarnya, para ulama sepakat (tidak ada ikhtilaf) mengenai disyariatkannya doa di waktu sujud.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM - Bagi umat Muslim, sujud merupakan salah satu momen terdekat seorang hamba dengan Tuhannya, sehingga dianjurkan untuk memperbanyak doa.
Fenomena memperlama sujud, khususnya sujud terakhir dalam salat, menjadi hal yang umum dilakukan untuk memanfaatkan waktu mustajab ini, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sedang sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim, no. 482)
Namun, niat baik untuk berdoa ini sering terkendala oleh keterbatasan umat Muslim dalam menghafal doa-doa ma'tsur berbahasa Arab.
Oleh sebab itu, tak sedikit umat muslim yang memilih opsi untuk menggunakan Bahasa Indonesia saat memanjatkan doa di dalam sujud mereka.
Akan tetapi, masalah lainnya juga muncul, yakni soal hukum menambah doa dalam shalat dan dampaknya terhadap keabsahan ibadah tersebut.
Hal ini pun memunculkan pertanyaan, apakah jika menambah doa dalam sujud ketika shalat bisa membatalkan shalat?
Bagaimana caranya agar tetap bisa memanjatkan doa di waktu mustajab tersebut tanpa mempengaruhi keabsahan ibadah shalat yang dikerjakan?
Baca juga: Jangan Lewatkan Waktu Ini! Doa di Hari Jumat Langsung Dijabah, Ustaz Adi Hidayat Bocorkan Rahasianya
Hukum berdoa pakai Bahasa Arab vs Non-Arab dalam shalat
Dai kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS), telah menjelaskan secara rinci mengenai hukum penggunaan bahasa untuk memanjatkan doa ketika sujud.
UAS menerangkan bahwa pada dasarnya, para ulama sepakat (tidak ada ikhtilaf) mengenai disyariatkannya doa di waktu sujud.
Perbedaan pendapat (ikhtilaf) justru muncul terkait dengan bahasa yang digunakan.
"Berdoa di waktu sujud tak ada ikhtilaf ulama disyariatkan. Di mana letak ikhtilafnya? Ada tiga," kata UAS dalam sebuah video penjelasannya yang diunggah oleh YouTube Ngaji From Home.
Berikut tayangan video penjelasan Ustadz Abdul Somad secara lengkap soal berdoa pakai Bahasa Indonesia dalam sujud shalat.
Menurut penjelasan UAS, ikhtilaf ulama tentang doa dalam sujud terbagi menjadi tiga fokus utama, yakni:
- doa ma'tsur
- doa berbahasa Arab (Non-Ma'tsur)
- doa berbahasa selain Arab
Baca juga: Bacaan Doa Usai Sholat Subuh, Simak Keutamaannya hingga Dilapangkan Rezeki
"Pertama doa berbahasa Arab, yang kedua doa yang ma'tsur. Ma'tsur itu artinya ada dalam Alquran ada dalam sunnah. Yang ketiga doa Berbahasa Indonesia," jelas UAS.
| 7 Amalan Sunnah di Hari Jumat, Mulai Al Kahfi hingga Shalawat yang Buka Pintu Keberkahan |
|
|---|
| Banyak yang Salah! Buya Yahya Ungkap Cara Mencuci Baju Kena Najis di Mesin Cuci, Perlu Berkali-kali? |
|
|---|
| Was-Was dalam Niat Shalat, Buya Yahya Ingatkan Bahayanya dan Cara Mengatasinya |
|
|---|
| Sering Disalahpahami, Kurban Ternyata Bukan Ibadah Sekali Seumur Hidup, Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Niat Kurban tapi Uangnya Pinjaman, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sujud-sahwi.jpg)