Sabtu, 23 Mei 2026

Ini Alasan Laptop Harus Dikeluarkan Saat Pemeriksaan X-Ray di Bandara

Laptop dan tablet harus dikeluarkan saat pemeriksaan karena ukuran dan kepadatan komponennya dapat menghalangi pemindaian X-ray.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Chat GPT
LAPTOP HARUS DIKELUARKAN - Ilustrasi laptop harus dikeluarkan saat pemeriksaan X-Ray di Bandara. Foto ilustrasi ini dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI Chat GPT, Minggu (22/3/2026). 

Hal ini membuat petugas sulit melihat benda lain yang berada di bawah atau di belakang laptop di dalam tas.

Karena itulah petugas biasanya meminta penumpang mengeluarkan laptop atau tablet dan meletakkannya di baki terpisah.

Baca juga: Polres Aceh Timur Dirikan Pos Taktis untuk Pengamanan Wisata Lebaran

Dengan cara ini, perangkat dapat diperiksa dengan lebih jelas tanpa menutupi barang lain di dalam hand carry.

Di Amerika Serikat, aturan ini bahkan sudah menjadi prosedur resmi selama bertahun-tahun.

Otoritas keamanan transportasi AS, Transportation Security Administration (TSA), menyebut penumpang memang harus mengeluarkan laptop dari tas saat pemeriksaan X-ray.

Tujuannya agar petugas keamanan dapat melihat perangkat tersebut dengan jelas dan memastikan tidak ada benda berbahaya, seperti bahan peledak, atau teknologi mencurigakan lainnya.

Selain itu, pemisahan laptop juga mencegah komponen perangkat tersebut menutupi barang lain di dalam tas saat proses pemindaian.

Sementara itu, perangkat elektronik kecil, seperti smartphone atau headphone memiliki ukuran lebih kecil dan tidak terlalu padat secara struktur.

Perangkat tersebut biasanya tidak cukup besar untuk menutupi objek lain di dalam tas saat dipindai mesin X-ray.

Karena itu, petugas keamanan biasanya tidak meminta penumpang mengeluarkan perangkat tersebut.

Mesin yang lebih canggih

Namun, aturan ini belakangan mulai berubah di sejumlah bandara. Beberapa bandara kini menggunakan teknologi pemindai yang lebih canggih bernama Computed Tomography (CT).

Teknologi ini mirip dengan CT scan yang digunakan di dunia medis.

Berbeda dengan X-ray biasa yang hanya menghasilkan gambar dua dimensi, CT scanner dapat membuat gambar tiga dimensi dari isi tas penumpang.

Petugas keamanan dapat memutar dan melihat gambar tersebut dari berbagai sudut.

Dengan kemampuan ini, petugas tetap bisa melihat isi tas secara jelas meski laptop masih berada di dalam tas atau koper kabin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved