Sabtu, 25 April 2026

Video

VIDEO - Mualem dari Jendela Pesawat, Menangkap Luka di Tanoh Rencong

Selain jalan, Mualem turut mengupayakan pemulihan listrik di wilayah tengah Aceh serta memastikan pasokan BBM

SERAMBINEWS.COM - Dari jendela pesawat, Mualem merasakan luka Tanoh Rencong yang tampak nyata. Air meluap, rumah hanyut, dan wajah-wajah tabah menunggu harapan tiba. Di tengah duka itu, ia terus berdoa kepada seluruh aneuk nanggroe agar Aceh lekas pulih. dan meminta terus kirimkan Al-Fatihah untuk para korban yang berpulang.Pada Selasa (2/12/2025), Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem bergerak cepat mengantarkan bantuan tanggap darurat melalui jalur udara menuju dua kabupaten yang hingga kini masih terisolasi akibat banjir dan longsor.

Dalam misi pertamanya, Mualem terbang menggunakan helikopter milik TNI dari Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, menuju Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur. Di lokasi tersebut, ia menyalurkan langsung bantuan sembako kepada warga terdampak.

Setelah kembali ke Malikussaleh, Mualem melanjutkan perjalanan udara menggunakan pesawat TNI Angkatan Laut menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah. Dalam penerbangan ini, ia membawa 1,2 ton sembako untuk masyarakat yang masih kekurangan logistik. Turut mendampinginya Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA.

Baca juga: Mualem Terbangkan Bantuan ke Daerah Terisolasi di Aceh Timur dan Bener Meriah

Setibanya di Bener Meriah, Mualem langsung menggelar rapat koordinasi singkat bersama Bupati Tagore Abu Bakar dan unsur Forkopimda, sebelum menyerahkan bantuan secara simbolis. Ia menegaskan agar distribusi ke titik-titik pengungsian dilakukan secepat mungkin.

“Kunjungan ke Bener Meriah hari ini untuk mengantar bantuan. Yang ada dulu, nanti ke depan lebih banyak lagi,” ujar Mualem.

Ia menekankan bahwa percepatan pembukaan akses darat menjadi prioritas utama agar bantuan dapat menjangkau lebih luas dan aktivitas masyarakat kembali normal. “Saya telah minta kepada PUPR Aceh agar secepat mungkin akses ke tengah Aceh dapat dibuka. Yang lebih ringan dulu, mungkin Simpang KKA–Bener Meriah atau melalui Bireuen,” jelasnya.

Selain jalan, Mualem turut mengupayakan pemulihan listrik di wilayah tengah Aceh serta memastikan pasokan BBM bagi alat berat yang bekerja membuka jalur yang tertimbun longsor. “BBM tadi ada tiga ton untuk alat berat. Logistik juga segera kita upayakan,” ujarnya.

Perkembangan kondisi Aceh akibat bencana, kata Mualem, juga telah ia laporkan kepada Presiden melalui Mensesneg. Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus mengalir agar proses pemulihan berlangsung cepat.

Usai agenda di Bener Meriah, Mualem kembali ke Bandara Malikussaleh. Dalam penerbangan pulang, ia sekaligus membantu memulangkan sejumlah mahasiswa yang sebelumnya terjebak akibat akses yang terputus. Pesawat yang sama kemudian mengantar mereka hingga Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, memastikan mereka kembali berkumpul dengan keluarga.

Di antara langit mendung dan tanah yang basah oleh duka, upaya penyelamatan terus bergerak. Harapan itu, pelan tapi pasti, kembali turun bersama setiap penerbangan bantuan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved