Rabu, 22 April 2026

Banjir Landa Aceh

Mualem Terbangkan Bantuan ke Daerah Terisolasi di Aceh Timur dan Bener Meriah

Setelah kembali ke Malikussaleh, Mualem kemudian melanjutkan penerbangan dengan pesawat TNI Angkatan Laut

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
ANTAR BANTUAN – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem saat hendak mengantarkan langsung bantuan tanggap darurat melalui jalur udara ke dua kabupaten yang masih terisolasi akibat bencana banjir dan longsor, Selasa (2/12/2025). 

Setelah kembali ke Malikussaleh, Mualem kemudian melanjutkan penerbangan dengan pesawat TNI Angkatan Laut

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengantarkan langsung bantuan tanggap darurat melalui jalur udara ke dua kabupaten yang masih terisolasi akibat bencana banjir dan longsor, Selasa (2/12/2025).

Pada misi pertama, Mualem terbang menggunakan helikopter milik TNI dari Bandara Malikussaleh, Aceh Utara menuju Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur

Di daerah itu Mualem menyalurkan langsung bantuan sembako.

Setelah kembali ke Malikussaleh, Mualem kemudian melanjutkan penerbangan dengan pesawat TNI Angkatan Laut menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah

Dalam penerbangan tersebut, Mualem membawa 1,2 ton sembako untuk masyarakat terdampak. 

Turut hadir dalam rombongan itu Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA.

Setibanya di Bandara Rembele, Mualem langsung menggelar pertemuan dengan Bupati Bener Meriah, Tagore Abu Bakar, beserta unsur Forkopimda terkait. 

Usai rapat koordinasi singkat, ia menyerahkan bantuan secara simbolis dan meminta agar distribusi ke titik pengungsian dilakukan secepat mungkin.

“Kunjungan ke Bener Meriah hari ini untuk mengantar bantuan. Yang ada dulu, nanti ke depan lebih banyak lagi,” ujar Mualem.

Mualem menegaskan percepatan pembukaan akses darat menjadi prioritas utama agar bantuan bisa menjangkau lebih luas dan aktivitas masyarakat kembali normal.

“Saya telah minta kepada PUPR Aceh agar secepat mungkin akses ke tengah Aceh dapat dibuka. 

Pertama mungkin yang lebih ringan dulu yaitu Simpang KKA–Bener Meriah atau melalui Bireuen. Yang jelas tetap kita upayakan supaya cepat memulihkan jalan tersebut,” ujarnya.

Selain jalan, Mualem juga mengupayakan pemulihan listrik di wilayah tengah Aceh serta pasokan bahan bakar minyak. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved