Jumat, 8 Mei 2026

Video

VIDEO Banjir Lumpuhkan Layanan Adminduk Aceh Singkil, Dokumen Warga Terancam

Kantor Disdukcapil Aceh Singkil, di Pulo Sarok, termasuk paling parah terendam banjir yang melanda daerah itu. 

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Singkil, di Pulo Sarok, termasuk paling parah terendam banjir yang melanda daerah itu. 

Hal tersebut menyebabkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) seperti pembuatan KTP dan kartu keluarga masih lumpuh, hingga Selasa (2/12/2025).

Berdasarkan pantauan Serambinews.com, pegawai Disdukcapil terlihat bergotong royong menata kembali kantornya. 

Salah satunya menjemur kursi yang kebasahan terendam banjir. 

Baca juga: Melalui Program DPD RI Peduli, Haji Uma Arahkan Bantuan untuk Warga Ketapang Indah Singkil

Sementara barang elektronik untuk melayani pembuatan adminduk seperti laptop, kamera dan server utama pembuatan KTP elektronik berhasil diamankan. 

Hanya saja kondisinya belum diketahui apakah benar-benar aman dan tidak mengalami kerusakan. 

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Singkil, Faisal menargetkan dalam pekan ini, layana pembuatan adminduk kembali normal. 

Salah satu solusinya dengan memindahkan layana ke kantor di belakang kantor Disdukcapil sebelumnya. 

Pegawai di Disdukcapil Aceh Singkil, terlihat sudah banyak masuk dibanding kantor pemerintah lainya.

Baca juga: Kejari Aceh Singkil Kerahkan 5 Mobil untuk Distribusikan Sembako dan Air Bersih kepada Korban Banjir

Sementara itu, perkantoran pemerintah lain yang terletak di Pulo Sarok, mulai terlihat ada pegawainya.

Walau hanya segelintir orang. Pegawai yang masuk juga belum bisa bekerja maksimal, lantaran masih harus menata kembali ruangan bekas kebanjiran. Di kantor bupati, pejabat utama yang masuk terpantau ada asisten perekonomian dan pembabangunan.

Aparatur sipil negara (ASN) mayoritas belum banyak yang masuk kantor, sebab masih membersihkan rumahnya bekas kebanjiran. 

Kendala lain mayoritas ASN belum masuk adalah akses transportasi masih terhambat sebab jalan putus di kawasan Gosong Telaga Barat, belum juga ada penanganan. 

Hambatan berikutnya adalah sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). 

Lantaran terjadi antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved